Picroside II adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai eksperimen kimia dan biokimia, terutama dalam studi tentang glikosida dan interaksi molekuler. Bahan ini sering ditemukan dalam penelitian terkait metabolisme karbohidrat dan aktivitas biologis senyawa organik. Sebagai salah satu komponen penting dalam senyawa glikosida, Picroside II memiliki peran kunci dalam analisis struktur dan fungsi molekul kompleks.
Picroside II memiliki sifat kimia yang stabil dan dapat diisolasi dengan metode kromatografi atau ekstraksi. Senyawa ini memiliki struktur molekuler yang unik, yang memungkinkan penggunaannya dalam berbagai aplikasi seperti sintesis senyawa baru atau uji aktivitas biologis. Karena kemurniannya dan kemampuannya untuk bereaksi dengan berbagai reagen, Picroside II menjadi pilihan utama dalam laboratorium yang membutuhkan presisi dan akurasi.
Di laboratorium Indonesia, Picroside II digunakan dalam penelitian biokimia, farmakologi, dan kimia organik. Bahan ini mendukung pengembangan produk farmasi, studi tentang efek senyawa alami, serta penelitian terkait penyakit metabolik. Ketersediaannya memudahkan para peneliti untuk mengakses bahan yang diperlukan untuk eksperimen ilmiah yang relevan dengan kebutuhan lokal.
Brosur TCI (PDF)
- Terpenes 2025-09-22 · hal. 7
- Picroside II digunakan dalam analisis struktur molekul untuk memahami mekanisme reaksi kimia kompleks.
- Senyawa ini cocok untuk studi tentang aktivitas biologis senyawa glikosida dalam penelitian farmakologi.
- Bahan ini diterapkan dalam sintesis senyawa baru yang memiliki potensi terapi medis.
- Picroside II membantu dalam uji kinerja reagen dalam proses isolasi senyawa organik.
- Senyawa ini digunakan untuk pengujian efek toksikologi senyawa alami dalam penelitian kesehatan.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 39012-20-9 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Chemical Biology > Glycoscience |
| Ukuran kemasan | 100mg |
| Bentuk fisik | Serbuk kristalin |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Picroside II harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering untuk mencegah penguapan atau kontaminasi. Hindari paparan langsung dari sinar matahari atau suhu tinggi. Bahan ini sebaiknya disimpan dalam lingkungan yang bebas dari kelembapan dan udara terbuka. Selama penyimpanan, pastikan wadah tetap tertutup untuk menjaga kemurnian senyawa. Penggunaan bahan ini harus dilakukan dalam ruang laboratorium yang memiliki ventilasi yang baik dan perlengkapan pelindung sesuai standar keselamatan kimia.
- Veeresham dkk. (2017). Picroside I and picroside II from tissue cultures of Picrorhiza kurroa. Pharmacognosy Research doi:10.4103/pr.pr_89_17
- G (2018). Supplementing Effect of Abiotic Elicitor on Picroside II Content on In vitro Culture of Picrorhiza kurroa Royle ex Benth. Genomics & Gene Therapy International Journal doi:10.23880/ggtij-16000109
- Wu dkk. (2026). Protective Effect of Picroside II on Myocardial Ischemia Reperfusion Injury in Rats [Retraction]. Drug Design, Development and Therapy doi:10.2147/dddt.s596161
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
Kategori Produk
- GlycoscienceMonosaccharides [Glycoscience]Glucoses [Glycoscience]
- Biochemicals and ReagentsCrude Medicine Ingredients for Research and Experimental Use
- Biochemicals and ReagentsTerpenesBicyclic Monoterpenes
- Cell BiologyNutrition ResearchPhytochemicals
- Pharmaceutical Development and Drug Discovery ResearchCrude Medicine Ingredients for Research and Experimental Use








