Phenoxypolyethylene Glycol Acrylate (n=approx. 2) dari TCI adalah monomer akrilat monofungsional dengan rantai pendek etilena glikol, rata-rata sekitar dua unit, yang diakhiri gugus fenoksi. Di laboratorium polimer dan formulasi, monomer ini digunakan sebagai komponen dalam sistem yang dapat dipolimerisasi, misalnya resin yang dikeringkan dengan sinar UV, perekat, tinta, dan pelapis. Produk ini distabilkan dengan MEHQ untuk mencegah polimerisasi yang tidak diinginkan selama penyimpanan sehingga mutunya tetap terjaga hingga dipakai.
Monomer ini dipilih karena memadukan gugus fenoksi yang aromatik dengan segmen etilena glikol yang fleksibel. Bagian aromatik cenderung meningkatkan indeks bias dan afinitas terhadap substrat atau komponen formula yang bersifat aromatik, sedangkan segmen glikol membantu kelenturan rantai polimer. Sebagai akrilat monofungsional, monomer ini tidak membentuk ikatan silang sendiri, sehingga sering dipakai sebagai pengencer reaktif untuk menurunkan viskositas formula sekaligus menjadi bagian dari jaringan polimer akhir setelah proses curing.
Di Indonesia, bahan ini relevan bagi laboratorium riset pelapis, tinta, perekat, material gigi, dan pencetakan 3D berbasis resin yang sedang berkembang di kampus maupun industri. Kemasan 25 g ideal untuk uji formula awal dan perbandingan komposisi, sedangkan kemasan 500 g mendukung pembuatan banyak sampel uji mekanik atau optik. Peneliti dapat menyesuaikan sifat material dengan mengkombinasikannya bersama oligomer dan monomer multifungsional sesuai kebutuhan aplikasi.
Produk TCI terkait
- TCI T1352 25852-47-5 Polyethylene Glycol Dimethacrylate (n=approx 4) (stabilized with MEHQ)
- TCI P3291 Polyethylene Glycol Mono-4-octylphenyl Ether (n=approx. 10) Solution (10w/v% in H2O) [for Molecular Biology]
- TCI P3184 26403-72-5 Polyethylene Glycol Diglycidyl Ether (n=approx 4)
- TCI P3183 26403-72-5 Polyethylene Glycol Diglycidyl Ether (n=approx. 13)
- TCI P3180 26403-72-5 Polyethylene Glycol Diglycidyl Ether (n=approx. 9)
- TCI P3110 26915-72-0 Polyethylene Glycol Monomethyl Ether Methacrylate (n=approx. 23) (stabilized with MEHQ)
- Formulasi resin yang dikeringkan dengan sinar UV: monomer ini berfungsi sebagai pengencer reaktif yang menurunkan viskositas formula dan ikut terpolimerisasi bersama fotoinisiator saat penyinaran.
- Riset resin pencetakan 3D: viskositas formula yang dapat diatur dan reaktivitas akrilat membantu peneliti menyusun resin untuk teknik stereolitografi atau DLP skala laboratorium.
- Pengembangan perekat dan pelapis: gugus fenoksi dan segmen glikol membantu mengatur kelenturan, daya rekat, dan kompatibilitas film polimer terhadap berbagai substrat.
- Kopolimerisasi untuk mengatur sifat optik: kandungan cincin aromatik membuat monomer ini menarik untuk penelitian material bening yang membutuhkan pengaturan indeks bias dalam formula.
- Studi kinetika polimerisasi radikal: sebagai akrilat monofungsional berstruktur jelas, monomer ini cocok menjadi model untuk mempelajari laju konversi dengan FTIR atau fotokalorimetri.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 56641-05-5 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | TCI (secara fungsi tergolong monomer akrilat untuk riset polimer) |
| Ukuran kemasan | 25g, 500g |
| Bentuk fisik | — |
| Penyimpanan | simpan sejuk, gelap, jauh dari panas dan inisiator radikal |
- Stabilisator: MEHQ (sesuai nama produk); bentuk fisik dan angka teknis mengacu pada Certificate of Analysis
Simpan monomer dalam wadah asli yang tertutup rapat di tempat sejuk dan gelap, jauh dari sinar matahari, lampu UV, sumber panas, serta bahan pengoksidasi dan inisiator radikal. Stabilisator MEHQ membutuhkan sedikit oksigen untuk bekerja, jadi hindari penyimpanan jangka panjang di bawah gas inert kecuali dianjurkan produsen. Akrilat dapat mengiritasi mata dan kulit serta berpotensi menyebabkan sensitisasi, sehingga gunakan sarung tangan nitril, kacamata pengaman, dan lemari asam. Bersihkan tumpahan segera dan buang limbah sebagai limbah kimia organik.
—
