2-Phenylethyl 1-Thio-beta-D-galactopyranoside (TCI P2921), yang sering disingkat PETG, adalah tiogalaktosida sintetis. Pada senyawa ini, atom oksigen glikosidik digantikan oleh atom belerang, dan gula galaktosa terikat pada gugus 2-feniletil. Di laboratorium biokimia dan glikosains, PETG dikenal terutama sebagai inhibitor enzim β-galaktosidase. Senyawa ini dipakai untuk mempelajari kerja enzim tersebut, mengendalikan aktivitasnya dalam percobaan, dan meneliti protein yang mengenali galaktosida, termasuk sistem operon lac pada bakteri.
Keistimewaan PETG berasal dari ikatan tioglikosidanya. Ikatan C–S jauh lebih tahan terhadap hidrolisis enzimatik dibandingkan ikatan O-glikosida biasa. Akibatnya, PETG dapat menempati sisi aktif β-galaktosidase tanpa terurai, sehingga bertindak sebagai inhibitor kompetitif yang stabil selama percobaan. Gugus feniletil yang hidrofobik meningkatkan afinitas terhadap kantong pengikatan enzim. Kombinasi kestabilan dan afinitas ini menjadikan PETG alat yang andal untuk studi kinetika, struktur protein, dan pengenalan karbohidrat.
Di Indonesia, PETG bermanfaat bagi laboratorium mikrobiologi, biologi molekuler, dan biokimia di universitas maupun lembaga riset, terutama yang bekerja dengan gen reporter lacZ atau meneliti enzim pengurai karbohidrat dari mikroba lokal. Senyawa ini juga berguna dalam praktikum lanjutan tentang inhibisi enzim. Kemasan 250mg sesuai dengan kebutuhan percobaan biokimia, karena senyawa ini biasanya dipakai pada konsentrasi rendah dalam larutan buffer.
- Studi kinetika inhibisi β-galaktosidase: PETG berperan sebagai inhibitor kompetitif yang tidak terhidrolisis, sehingga cocok untuk menentukan parameter inhibisi dan mempelajari mekanisme katalitik enzim.
- Penelitian operon lac dan transpor gula: senyawa ini dipakai untuk menyelidiki interaksi galaktosida dengan protein pengikat dan pengangkut pada sistem lac bakteri secara terkendali.
- Pengendalian aktivitas reporter lacZ: PETG dapat menekan aktivitas β-galaktosidase pada percobaan tertentu, sehingga membantu membedakan sinyal enzimatik spesifik dari latar belakang.
- Biologi struktural protein pengikat karbohidrat: ligan yang stabil terhadap hidrolisis memudahkan pembentukan kompleks protein–ligan untuk studi kristalografi atau spektroskopi.
- Skrining dan karakterisasi glikosidase: PETG dapat dipakai sebagai inhibitor pembanding saat mengkarakterisasi β-galaktosidase dari isolat mikroba atau sumber alam lainnya.
| Merek | TCI (kode produk P2921) |
|---|---|
| Nomor CAS | 63407-54-5 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Chemical Biology > Glycoscience |
| Ukuran kemasan | 250mg |
| Bentuk fisik | padatan; detail mengacu pada sertifikat analisis produk |
| Penyimpanan | wadah tertutup rapat, kering, suhu sesuai rekomendasi pada label |
Simpan PETG dalam wadah aslinya yang tertutup rapat, di tempat kering dan terlindung dari cahaya, pada suhu yang tercantum di label. Senyawa karbohidrat dapat menyerap uap air, jadi biarkan wadah mencapai suhu ruang sebelum dibuka dan segera tutup kembali setelah dipakai. Sebaiknya larutan stok dibuat secukupnya, lalu dibagi dalam beberapa alikuot dan disimpan dingin agar tidak berulang kali dibekukan dan dicairkan. Gunakan sarung tangan, kacamata pelindung, dan jas laboratorium. Baca SDS dan buang limbah sesuai prosedur institusi.
- Wang dkk. (2018). Radical polymerization of styrene mediated by 9-(1-phenylethyl)-9-((1-phenylethyl)thio)-9<italic>H</italic>-thioxanthene. SCIENTIA SINICA Chimica doi:10.1360/n032017-00204
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
