Propidium Iodide (PI) adalah bahan kimia yang digunakan secara luas dalam penelitian biokimia dan biologi molekuler. Bahan ini berfungsi sebagai stainer fluoresen yang digunakan untuk mengidentifikasi sel yang rusak atau mati. PI memiliki kemampuan untuk memasuki sel yang tidak memiliki membran inti yang utuh, sehingga menempel pada DNA dan menghasilkan fluoresensi yang dapat dideteksi oleh mikroskop fluorescence. Dalam laboratorium, PI sering digunakan untuk menguji kematian sel, seperti dalam analisis apoptosis atau kanker.
Propidium Iodide memiliki sifat fluoresensi yang kuat dan sensitif terhadap DNA. Bahan ini tidak bersifat toksik terhadap sel yang masih hidup, sehingga tidak mengganggu proses biologis. PI juga memiliki stabilitas yang baik dalam kondisi tertentu, memungkinkan penggunaan berulang dalam berbagai eksperimen. Karena sifatnya yang tidak merusak sel hidup, PI menjadi pilihan utama dalam penelitian biokimia.
Dalam konteks laboratorium di Indonesia, PI sangat relevan dalam penelitian biologi molekuler, farmakologi, dan kedokteran. Bahan ini digunakan oleh institusi penelitian, universitas, dan laboratorium klinik untuk mempercepat proses analisis seluler. Ketersediaan PI di pasar lokal memudahkan para peneliti untuk melakukan eksperimen dengan akurasi dan keandalan.
Brosur TCI (PDF)
- Organelle Research Reagents 2026-08-06 · hal. 2
- Quaternary Ammonium Salts 2025-11-10 · hal. 7
Produk TCI terkait
- TCI A2412 28718-90-3 DAPI 2HCl [for Biochemical Research]
- TCI N1272 7385-67-3 Nile Red [for Biochemical Research]
- TCI H1343 23491-45-4 Bisbenzimide H 33258 [for Biochemical Research]
- TCI D4101 771-97-1 2,3-Diaminonaphthalene [for Biochemical Research]
- TCI A0257 22198-72-7 4-Aminoantipyrine Hydrochloride [for Biochemical Research]
- TCI I0781 146-68-9 2-(4-Iodophenyl)-3-(4-nitrophenyl)-5-phenyltetrazolium Chloride [for Biochemical Research]
- Analisis kematian sel dalam penelitian biologi molekuler
- Pemantauan proses apoptosis dalam studi penyakit kanker
- Identifikasi sel yang rusak dalam uji toksisitas bahan kimia
- Pengujian efektivitas obat dalam penelitian farmakologi
- Pemantauan aktivitas sel dalam eksperimen biomedis
Dari brosur TCI
- Penelitian biokimia
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 25535-16-4 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Biochemicals and Reagents |
| Ukuran kemasan | 10mg, 50mg |
| Bentuk fisik | Padat (serbuk) |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan |
Propidium Iodide harus disimpan dalam wadah tertutup dan jauh dari paparan cahaya langsung untuk menjaga stabilitasnya. Bahan ini sebaiknya disimpan dalam suhu ruangan yang sejuk dan kering. Saat mengambil atau menggunakan PI, pastikan untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Hindari kontak langsung dengan kulit atau mata, dan pastikan area kerja tetap bersih untuk mencegah kontaminasi.
- Djuzenova dkk. (2001). Light Scatter and DNA Accessibility to Propidium Iodide of Ataxia Telangiectasia and Fanconi Anemia Cells. Biochemical and Biophysical Research Communications doi:10.1006/bbrc.2001.5393
- Sawai dkk. (2011). Discrimination between primary necrosis and apoptosis by necrostatin-1 in Annexin V-positive/propidium iodide-negative cells. Biochemical and Biophysical Research Communications doi:10.1016/j.bbrc.2011.06.186
- Crompton dkk. (1992). Propidium iodide staining correlates with the extent of DNA degradation in isolated nuclei. Biochemical and Biophysical Research Communications doi:10.1016/0006-291x(92)90514-l
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
![25535-16-4 Propidium Iodide [for Biochemical Research] - AMI Scientific](http://amiscientific.com/cdn/shop/files/TCI2510P3234.jpg?v=1768362895&width=1445)