Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 23491-45-4

Bisbenzimide H 33258 [for Biochemical Research] TCI H1343

Bisbenzimide H 33258 [for Biochemical Research] TCI H1343
Harga reguler Rp 1.458.450,00
Harga reguler Harga obral Rp 1.458.450,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 4-5 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

Bisbenzimide H 33258, yang di banyak literatur disebut sebagai pewarna Hoechst 33258, adalah zat warna fluoresen berbasis bisbenzimidazol yang dirancang untuk penelitian biokimia dan biologi sel. Fungsinya di laboratorium adalah menandai inti sel dengan cara berikatan pada DNA untai ganda, sehingga inti yang semula tidak terlihat pada mikroskop cahaya biasa menjadi jelas terbaca di bawah mikroskop fluoresen. Karena pewarna ini dapat menembus membran sel, ia dapat dipakai baik pada sel hidup maupun sel yang telah difiksasi, menjadikannya salah satu pewarna inti yang paling sering dijumpai dalam protokol kultur sel.

Karakteristik utama yang membuatnya dipilih adalah afinitasnya terhadap alur kecil DNA, terutama pada wilayah yang kaya adenin dan timin, disertai peningkatan intensitas fluoresensi yang tajam setelah berikatan dengan DNA. Sifat ini menghasilkan kontras yang baik antara inti sel dan latar belakang, sehingga citra mikroskop lebih mudah ditafsirkan dan dihitung. Emisinya berada pada rentang warna biru ketika dieksitasi dengan sumber ultraviolet, sehingga mudah dipadukan dengan penanda lain berwarna hijau atau merah dalam percobaan pewarnaan ganda. Bahan berbentuk serbuk sehingga larutan induk dapat disiapkan sesuai kebutuhan protokol masing-masing laboratorium.

Di Indonesia, pewarna ini banyak digunakan pada laboratorium kultur sel, laboratorium bioteknologi, serta laboratorium riset kedokteran dan farmasi yang mengerjakan uji sitotoksisitas dan pengamatan morfologi inti. Kemasan 25 miligram termasuk praktis karena pewarna dipakai pada konsentrasi rendah, sehingga satu kemasan dapat melayani banyak percobaan bila larutan induk dibuat dan disimpan dengan benar. Ketersediaan kemasan kecil juga membantu laboratorium menjaga mutu pewarna yang peka terhadap cahaya.

  • Pewarnaan inti sel pada mikroskopi fluoresen, karena ikatannya dengan DNA menghasilkan kontras inti yang tajam sehingga penghitungan dan pengamatan morfologi menjadi jauh lebih mudah.
  • Pengamatan perubahan inti pada uji sitotoksisitas, sebab kondensasi dan fragmentasi kromatin dapat terlihat jelas sebagai indikator morfologis kematian sel terprogram.
  • Penanda kontra pada pewarnaan imunofluoresensi ganda, karena emisi birunya terpisah baik dari fluorofor hijau maupun merah sehingga tidak mengganggu pembacaan kanal lain.
  • Pemeriksaan kontaminasi mikoplasma pada kultur sel, karena DNA kontaminan di luar inti sel dapat terdeteksi sebagai titik-titik fluoresen kecil di sekitar sitoplasma.
  • Kajian siklus sel dan pengamatan kromosom, sebab pewarna ini memberi penampakan inti dan materi kromatin yang cukup rinci untuk dokumentasi mikroskopik penelitian.

Merek TCI
Nomor CAS 23491-45-4
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Life Science > Cell Culture > Cell Staining
Ukuran kemasan 25 mg
Bentuk fisik serbuk; ditujukan untuk keperluan penelitian biokimia
Penyimpanan simpan dalam keadaan dingin, kering, dan terlindung dari cahaya

Simpan serbuk dalam wadah aslinya yang tertutup rapat, di tempat dingin dan kering, serta terlindung dari cahaya karena pewarna fluoresen mudah menurun mutunya bila terpapar sinar. Larutan induk sebaiknya dibuat secukupnya, dibagi menjadi alikuot kecil dalam tabung gelap atau tabung yang dibungkus aluminium foil, lalu disimpan beku agar tidak mengalami siklus beku-cair berulang. Gunakan sarung tangan, jas laboratorium, dan kacamata pelindung saat menimbang serta menyiapkan larutan, sebab bahan ini berinteraksi dengan DNA sehingga kontak langsung dengan kulit harus dihindari. Tangani limbah pewarna sesuai prosedur limbah kimia laboratorium dan jangan dibuang langsung ke saluran air.

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.