1-Naphthol [for Biochemical Research] dari TCI dengan kode N0864, yang juga dikenal sebagai α-naftol, adalah senyawa fenolik turunan naftalena dengan gugus hidroksil pada posisi 1. Grade "for Biochemical Research" menandakan bahwa bahan ini disiapkan untuk keperluan riset biokimia. TCI menggolongkannya sebagai produk pendukung untuk kerja antibodi dan imunokimia. Di laboratorium, α-naftol dikenal luas sebagai pereaksi dalam berbagai uji warna klasik dan sebagai komponen dalam sistem deteksi berbasis reaksi kopling dengan garam diazonium.
Bahan ini dipilih karena cincin naftalena yang kaya elektron membuatnya mudah bereaksi dengan pereaksi elektrofilik dan menghasilkan produk berwarna yang jelas. Sifat ini menjadi dasar pemakaiannya dalam uji Molisch untuk karbohidrat, uji Voges–Proskauer dalam mikrobiologi, dan uji Sakaguchi untuk arginin. Dalam histokimia dan imunokimia, turunan naftol dapat membentuk endapan berwarna setelah bereaksi dengan garam diazonium, sehingga lokasi aktivitas enzim bisa divisualisasikan. Grade riset biokimia memberi kepercayaan lebih pada konsistensi hasil uji.
Di Indonesia, 1-naftol banyak dibutuhkan oleh laboratorium mikrobiologi, biokimia, dan analisis pangan di perguruan tinggi, rumah sakit pendidikan, balai pengujian, serta industri. Uji Voges–Proskauer, misalnya, rutin dilakukan untuk identifikasi bakteri dalam pemeriksaan mikrobiologi pangan dan klinis. Kemasan 1g dan 5g cocok untuk pembuatan pereaksi dalam jumlah kecil yang segar. Ini penting karena larutan naftol cenderung berubah warna bila disimpan terlalu lama.
- Uji Voges–Proskauer: α-naftol dipakai bersama larutan basa untuk mendeteksi asetoin yang dihasilkan bakteri, sehingga menjadi bagian penting identifikasi bakteri dalam mikrobiologi pangan dan klinis.
- Uji Molisch untuk karbohidrat: dalam suasana asam kuat, α-naftol bereaksi dengan turunan furfural dari karbohidrat dan membentuk cincin berwarna ungu sebagai tanda keberadaan gula.
- Uji Sakaguchi untuk arginin: α-naftol bereaksi dengan gugus guanidino arginin dalam suasana basa dengan oksidator, sehingga berguna untuk deteksi kualitatif arginin dalam protein.
- Histokimia dan deteksi enzim: turunan naftol yang dilepaskan enzim dapat dikopling dengan garam diazonium membentuk endapan berwarna, sehingga lokasi aktivitas enzim pada jaringan dapat divisualisasikan.
- Sintesis pewarna dan zat antara: 1-naftol juga menjadi bahan awal sintesis pewarna azo dan senyawa organik turunan naftalena untuk keperluan riset kimia dan bahan pembanding.
| Merek | TCI (kode produk N0864) |
|---|---|
| Nomor CAS | 90-15-3 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Life Science > Antibodies > Antibody Supplementary Products |
| Ukuran kemasan | 1g, 5g |
| Bentuk fisik | padatan (rujuk sertifikat analisis untuk rincian) |
| Penyimpanan | simpan terlindung dari cahaya dan udara, dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Simpan 1-naftol dalam wadah asli yang tertutup rapat dan kedap cahaya, di tempat sejuk, kering, dan berventilasi baik. Senyawa ini dapat berubah warna bila terpapar cahaya dan udara. Untuk hasil terbaik, buat larutan pereaksi dalam jumlah secukupnya dan dalam keadaan segar. 1-Naftol berbahaya bila tertelan atau terkena kulit dan dapat mengiritasi mata dengan serius. Karena itu, gunakan sarung tangan, jas laboratorium, dan kacamata pelindung, lalu tangani di lemari asam. Jauhkan dari oksidator kuat.
—
![90-15-3 1-Naphthol [for Biochemical Research] - AMI Scientific](http://amiscientific.com/cdn/shop/files/TCI2510N0864.jpg?v=1767130445&width=1445)