3,3'-Diaminobenzidine, yang lazim disingkat DAB, adalah senyawa aromatik bertetra-amino yang disiapkan untuk keperluan penelitian biokimia. Molekulnya terdiri atas dua cincin benzena yang terhubung langsung, masing-masing membawa dua gugus amino, sehingga tersedia empat pusat nukleofilik dan sistem elektron pi yang mudah dioksidasi. Peran utamanya di laboratorium adalah sebagai substrat kromogen pada reaksi yang dikatalisis enzim peroksidase, di mana DAB dioksidasi dan mengendap sebagai produk berwarna cokelat yang tidak larut tepat pada lokasi enzim. Selain itu, kerangka tetra-amino ini juga dipakai sebagai monomer dan *building block* pada sintesis heterosiklik.
Karakteristik yang membuat DAB banyak dipilih adalah endapan hasil oksidasinya yang stabil, kontras, dan menempel kuat pada jaringan atau membran. Warna cokelat yang terbentuk tidak larut dalam air maupun alkohol, sehingga preparat dapat didehidrasi, dijernihkan, dan diawetkan dalam medium permanen tanpa kehilangan sinyal. Sifat inilah yang membuat hasil pewarnaan dapat diarsipkan dan diamati kembali bertahun-kemudian. Sebagai basa bebas, senyawa ini umumnya dilarutkan lebih dahulu dalam pelarut yang sesuai sebelum diencerkan ke dalam bufer kerja. Empat gugus aminonya juga membuat molekul ini reaktif terhadap gugus karbonil dan asam karboksilat, sifat yang dimanfaatkan pada sintesis polibenzimidazol dan turunan heterosiklik lain.
Di Indonesia, DAB akrab bagi laboratorium patologi anatomi, laboratorium imunohistokimia, laboratorium biologi molekuler yang mengerjakan *western blot*, serta laboratorium riset kedokteran hewan dan bioteknologi. Kemasan 1 g dan 5 g yang tersedia di AMI Scientific sejalan dengan pola pemakaian tersebut, karena larutan kerja umumnya dibuat dalam konsentrasi rendah sehingga satu kemasan dapat mencukupi banyak sesi pewarnaan maupun rangkaian percobaan penelitian.
- Pewarnaan imunohistokimia berbasis peroksidase, karena DAB menghasilkan endapan cokelat tidak larut yang menandai lokasi antigen secara tajam pada sediaan jaringan.
- Deteksi kromogenik pada western blot, sebab produk oksidasinya terikat kuat pada membran sehingga pita protein dapat diamati langsung tanpa alat pencitraan khusus.
- Uji aktivitas enzim peroksidase, mengingat pembentukan warna berlangsung sebanding dengan kerja enzim sehingga cocok untuk pemantauan reaksi secara visual.
- Pewarnaan sitokimia dan hibridisasi in situ, karena endapan permanennya memungkinkan preparat didehidrasi lalu diawetkan dalam medium *mounting* jangka panjang.
- Sintesis polibenzimidazol dan heterosiklik bernitrogen, sebab empat gugus amino aromatiknya mudah dikondensasikan dengan gugus karboksil membentuk cincin benzimidazol.
| Merek | TCI (kode katalog D3756), kualitas untuk penelitian biokimia |
|---|---|
| Nomor CAS | 91-95-2 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1 g dan 5 g |
| Bentuk fisik | padatan (basa bebas) dalam kemasan satuan gram |
| Penyimpanan | simpan tertutup rapat, terlindung dari cahaya dan udara, sesuai kondisi penyimpanan pada label pemasok |
Simpan DAB dalam wadah asli yang tertutup rapat, terlindung dari cahaya dan udara, di tempat sejuk sesuai keterangan pemasok; wadah kaca gelap atau kemasan asli dalam desikator merupakan pilihan yang sesuai karena senyawa aromatik amino mudah menggelap akibat oksidasi. Tangani seluruh penimbangan di dalam lemari asam menggunakan sarung tangan sekali pakai, kacamata pelindung, masker, dan jas laboratorium, serta hindari terbentuknya debu. Siapkan larutan kerja segar sedekat mungkin dengan waktu pemakaian dan beri label jelas. Jangan membuang larutan sisa ke saluran air; tampung dalam wadah limbah khusus yang berlabel dan tangani sesuai prosedur pengelolaan limbah kimia laboratorium.
—
![3,3'-Diaminobenzidine [for Biochemical Research] (CAS 91-95-2) - TCI D3756 - AMI Scientific](http://amiscientific.com/cdn/shop/files/TCI2510D3756.jpg?v=1767106510&width=1445)