Rhodamine B Hydrazide adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan pewarna fluoresen dalam berbagai aplikasi penelitian di bidang biologi dan kimia. Bahan ini memiliki kemampuan untuk mengikat protein atau molekul biologis tertentu, sehingga menjadi alat yang sangat berguna dalam proses labeling dan deteksi molekuler. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan untuk memvisualisasikan struktur sel, molekul protein, atau molekul lain yang memerlukan pengamatan mikroskopis. Karena sifat fluoresennya, Rhodamine B Hydrazide memungkinkan peneliti untuk melacak dan mengamati pergerakan molekul dalam lingkungan biologis secara efisien.
Rhodamine B Hydrazide memiliki sifat fluoresen yang kuat dan stabilitas kimia yang baik, sehingga cocok untuk penggunaan dalam berbagai kondisi laboratorium. Senyawa ini juga memiliki daya ikat yang baik terhadap berbagai substrat, menjadikannya pilihan ideal untuk reaksi kimia dan proses konjugasi. Karena karakteristik ini, Rhodamine B Hydrazide sering dipilih dalam aplikasi seperti penandaan biomolekul, pengujian aktivitas enzim, dan analisis struktur protein. Ketersediaan dalam berbagai varian kemasan juga memudahkan penggunaan dalam berbagai skala penelitian.
Di laboratorium Indonesia, Rhodamine B Hydrazide digunakan secara luas dalam penelitian biomedis, kimia analitik, dan bioteknologi. Bahan ini sangat relevan untuk institusi penelitian dan universitas yang sedang mengembangkan teknik visualisasi molekuler. Karena keandalannya dan kemudahan penggunaan, senyawa ini menjadi pilihan utama dalam berbagai proyek penelitian di sektor kesehatan dan ilmu hayat.
Brosur TCI (PDF)
- Penandaan molekul biologis untuk memudahkan pengamatan mikroskopis
- Analisis aktivitas enzim melalui pengikatan substrat
- Visualisasi struktur protein dalam studi interaksi molekuler
- Pengujian ketersediaan substrat dalam reaksi kimia
- Pemantauan pergerakan molekul dalam lingkungan biologis
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 74317-53-6 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Life Science > Biochemicals and Reagents > Fluorescent Probes, Fluorescent Labels, Fluorescent Stains |
| Ukuran kemasan | 200mg, 1g |
| Bentuk fisik | Serbuk padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari cahaya langsung |
Rhodamine B Hydrazide harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari sumber cahaya langsung untuk mempertahankan sifat fluoresennya. Bahan ini sebaiknya disimpan dalam suhu kamar dan terhindar dari kelembapan berlebihan. Karena bersifat kimia, penggunaan harus dilakukan dengan perlengkapan pelindung seperti sarung tangan dan kacamata pelindung. Selain itu, bahan ini tidak boleh dicampur dengan bahan kimia lain yang tidak kompatibel untuk mencegah reaksi tidak diinginkan.
- Zhang dkk. (2015). A simple rhodamine hydrazide‐based turn‐on fluorescent probe for HOCl detection. Luminescence doi:10.1002/bio.3064
- Yoon dkk. (2017). A fluorescent probe for copper and hypochlorite based on rhodamine hydrazide framework. Tetrahedron Letters doi:10.1016/j.tetlet.2017.08.071
- Zhang dkk. (2011). Sensitive and selective off–on rhodamine hydrazide fluorescent chemosensor for hypochlorous acid detection and bioimaging. Talanta doi:10.1016/j.talanta.2011.04.078
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
