Rosavin adalah senyawa kimia yang termasuk dalam kategori glikosida, terutama dari keluarga flavonoid. Bahan ini sering digunakan dalam penelitian bidang kimia biologi dan glikosains, terutama dalam studi tentang senyawa bioaktif yang berasal dari tanaman. Rosavin memiliki potensi sebagai agen antioksidan dan anti-inflamasi, sehingga menjadi bahan penting dalam pengembangan obat dan suplemen kesehatan. Dalam laboratorium, senyawa ini digunakan untuk analisis struktur molekuler, uji aktivitas biologis, serta sintesis senyawa turunan.
Rosavin memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, namun sangat sensitif terhadap paparan cahaya dan kelembapan. Bentuknya berupa kristal padat dengan warna kuning kehijauan, dan memiliki daya larut yang baik dalam pelarut organik seperti etil asetat dan etanol. Karena sifat ini, Rosavin mudah digunakan dalam berbagai reaksi kimia dan analisis spektroskopi. Ketersediaan dalam bentuk murni juga memudahkan proses isolasi dan identifikasi.
Di laboratorium di Indonesia, Rosavin sering digunakan dalam penelitian farmakologi, kimia analitik, dan bioteknologi. Bahan ini menjadi pilihan utama untuk peneliti yang ingin mempelajari aktivitas bioaktif senyawa alami, terutama dari sumber tumbuhan. Karena keberadaannya yang terbatas di pasar lokal, pengadaan Rosavin dari sumber internasional seperti TCI menjadi solusi yang efektif untuk memenuhi kebutuhan penelitian.
- Analisis struktur molekuler senyawa bioaktif untuk penelitian obat
- Uji aktivitas antioksidan dan anti-inflamasi pada senyawa alami
- Sintesis senyawa turunan flavonoid untuk pengembangan farmakologi
- Identifikasi senyawa dalam ekstrak tumbuhan melalui teknik spektroskopi
- Penelitian tentang mekanisme aksi senyawa alami dalam sistem biologis
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 84954-92-7 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Chemical Biology > Glycoscience |
| Ukuran kemasan | 100mg |
| Bentuk fisik | Kristal padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan |
Rosavin harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan terlindung dari paparan cahaya langsung untuk mencegah degradasi. Penyimpanan dalam suhu kamar yang stabil dan lembap rendah sangat disarankan. Dalam laboratorium, bahan ini harus ditangani dengan sarung tangan dan alat pelindung lainnya untuk mencegah kontak langsung. Karena sifatnya yang sensitif, Rosavin tidak boleh disimpan bersama bahan kimia yang berpotensi merusak atau mengganggunya.
- Kishida dkk. (2005). Synthesis of Rosavin and its analogues based on a Mizoroki-Heck type reaction. Tetrahedron: Asymmetry doi:10.1016/j.tetasy.2005.06.040
- Zhang dkk. (2023). Rosavin regulates bone homeostasis through HDAC1-induced epigenetic regulation of EEF2. Chemico-Biological Interactions doi:10.1016/j.cbi.2023.110696
- Gao dkk. (2023). Rosavin inhibits neutrophil extracellular traps formation to ameliorate sepsis-induced lung injury by regulating the MAPK pathway. Allergologia et Immunopathologia doi:10.15586/aei.v51i4.879
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
Kategori Produk
- GlycoscienceFunctional OligosaccharidesNatural Glycosides [Functional Oligosaccharides]
- Biochemicals and ReagentsCrude Medicine Ingredients for Research and Experimental Use
- Molecular BiologyAntioxidants [Life Science]
- Pharmaceutical Development and Drug Discovery ResearchCrude Medicine Ingredients for Research and Experimental Use








