Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 89-73-6

Salicylhydroxamic Acid TCI S0008

Salicylhydroxamic Acid TCI S0008

Identitas Kimia

No. CAS
89-73-6
PubChem
CID 66644·SID 87575639
Rumus molekul
C7H7NO3
Berat molekul
153.14 g/mol
Kemurnian
>98.0%(HPLC)(T)
Basis data rujukan
ChEBI·ChemSpider·ECHA·Wikipedia
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
N,2-dihydroxybenzamide
SMILES
C1=CC=C(C(=C1)C(=O)NO)O
InChIKey
HBROZNQEVUILML-UHFFFAOYSA-N
Harga reguler Rp 717.150,00
Harga reguler Harga obral Rp 717.150,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

Salicylhydroxamic Acid (SHAM) adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi kimia dan proses sintesis di laboratorium. Bahan ini memiliki struktur molekuler yang unik, terdiri dari gugus hidroksiamat dan gugus fenil, yang memberikan sifat reaktif dan kemampuan untuk berikatan dengan logam. SHAM sering digunakan sebagai reagen dalam analisis kualitatif dan kuantitatif, terutama dalam penentuan logam berat seperti tembaga, perak, dan timah.

Salicylhydroxamic Acid memiliki sifat larut dalam pelarut organik seperti etil asetat dan etanol, serta memiliki stabilitas yang baik dalam kondisi tertentu. Bahan ini juga memiliki daya reaksi yang tinggi terhadap ion logam, sehingga memungkinkan penggunaannya dalam reaksi kompleks dan reaksi redoks. Karena sifat tersebut, SHAM sering dipilih oleh para peneliti dan laboratorium untuk aplikasi yang membutuhkan reaktivitas tinggi dan spesifisitas reaksi.

Di laboratorium Indonesia, SHAM digunakan dalam berbagai bidang seperti kimia analitik, kimia organik, dan penelitian lingkungan. Bahan ini menjadi pilihan utama karena ketersediaannya dan keandalan dalam berbagai eksperimen kimia. Selain itu, SHAM juga diterapkan dalam penelitian kesehatan dan farmasi untuk pengujian bahan aktif farmakologis.

  • Analisis kualitatif logam berat dalam sampel lingkungan karena kemampuannya untuk membentuk kompleks dengan ion logam.
  • Sintesis senyawa organik yang memerlukan reaksi dengan gugus hidroksiamat untuk membentuk struktur kompleks.
  • Pengujian reaktivitas logam dalam reaksi redoks untuk menentukan kestabilan dan keaktifan logam dalam kondisi tertentu.
  • Penelitian farmakologi untuk mengevaluasi interaksi antara senyawa aktif dan ion logam dalam tubuh.
  • Analisis kuantitatif logam berat dalam sampel air dan tanah untuk menilai kualitas lingkungan.

Merek TCI
Nomor CAS 89-73-6
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 5g, 25g
Bentuk fisik Padat berbentuk serbuk
Penyimpanan Simpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari paparan udara dan cahaya langsung

Salicylhydroxamic Acid harus disimpan dalam wadah kedap udara dan jauh dari paparan cahaya matahari langsung untuk mencegah degradasi. Bahan ini bersifat reaktif dan harus ditangani dengan hati-hati, menggunakan sarung tangan dan masker untuk melindungi kulit dan pernapasan. Penyimpanan dalam suhu kamar yang stabil sangat disarankan. Pastikan wadah tidak terbuka dan tidak terkena kelembapan untuk menjaga kualitas dan kestabilan bahan.

  • Cao dkk. (2024). Oxalic acid drove the permutation decomplexation of the Fe-salicylhydroxamic acid complex and the photocatalytic removal of salicylhydroxamic acid. Separation and Purification Technology doi:10.1016/j.seppur.2023.126113
  • Berthold (1998). Isolation of mutants of the Arabidopsis thaliana alternative oxidase (ubiquinol:oxygen oxidoreductase) resistant to salicylhydroxamic acid. Biochimica et Biophysica Acta (BBA) - Bioenergetics doi:10.1016/s0005-2728(98)00015-2
  • (1990). Effect of Salicylhydroxamic Acid on Respiration, Photosynthesis, and Peroxidase Activity in Various Plant Tissues. Plant and Cell Physiology doi:10.1093/oxfordjournals.pcp.a077890

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.