Benzohydroxamic Acid (BHA) adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi kimia untuk sintesis senyawa organik. Bahan ini sering ditemukan dalam proses pembuatan senyawa heterosiklik dan komponen aktif farmakologis. Dalam laboratorium, BHA berperan sebagai bahan baku yang sangat penting untuk pengembangan senyawa baru, terutama dalam bidang farmasi dan kimia organik. Karena sifatnya yang reaktif, BHA sering digunakan sebagai substrat dalam reaksi substitusi dan reaksi oksidasi.
BHA memiliki struktur molekuler yang sederhana namun sangat reaktif, yang memungkinkannya berpartisipasi dalam berbagai reaksi kimia. Senyawa ini bersifat stabil dalam kondisi tertentu, namun sangat peka terhadap kelembapan dan suhu tinggi. Karena sifatnya yang mudah bereaksi, BHA memerlukan penanganan yang hati-hati dan penyimpanan yang tepat untuk menjaga kualitasnya.
Di laboratorium Indonesia, BHA digunakan secara luas dalam penelitian kimia dan farmasi. Bahan ini sering dipakai oleh peneliti untuk mengembangkan senyawa baru yang memiliki potensi terapi medis. Karena kebutuhan akan senyawa baku yang berkualitas tinggi, BHA menjadi salah satu bahan yang sering dicari oleh para ilmuwan dan peneliti di Indonesia.
Produk TCI terkait
- Sintesis senyawa heterosiklik untuk pengembangan obat baru
- Reaksi substitusi dalam sintesis senyawa organik kompleks
- Pengujian aktivitas biologis senyawa kimia
- Pembuatan bahan aktif farmakologis dalam penelitian farmasi
- Reaksi oksidasi untuk modifikasi struktur molekul
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 495-18-1 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari kelembapan dan sinar matahari langsung |
Benzohydroxamic Acid harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan bebas dari kelembapan untuk mencegah degradasi. Penyimpanan di suhu kamar yang stabil adalah ideal. Bahan ini bersifat reaktif, sehingga harus ditangani dengan sarung tangan dan alat pelindung lainnya. Pastikan wadah tidak terbuka dan jauh dari bahan kimia yang bersifat oksidatif atau reduktif.
- Arora dkk. (2017). Theoretical study of the molecular structure and intramolecular proton transfer in benzohydroxamic acid. Computational and Theoretical Chemistry doi:10.1016/j.comptc.2017.02.014
- Wu dkk. (2006). Selective flotation of cassiterite with benzohydroxamic acid. Minerals Engineering doi:10.1016/j.mineng.2006.02.003
- (2019). SYNTHESIS AND CHARACTERIZATION OF BENZOHYDROXAMIC ACID AND METHYLBENZOHYDROXAMIC ACID METAL COMPLEXES AND THEIR CYTOTOXICTY STUDY. Malaysian Journal of Analytical Science doi:10.17576/mjas-2019-2302-11
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.







