Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 10418-03-8

Stanozolol, CAS 10418-03-8, TCI S0530

Stanozolol, CAS 10418-03-8, TCI S0530

Identitas Kimia

No. CAS
10418-03-8
PubChem
CID 44629810·SID 87558924
Rumus molekul
C21H32N2O
Berat molekul
328.5 g/mol
Kemurnian
>98.0%(HPLC)(T)
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
(2S,17S,18S)-2,17,18-trimethyl-6,7-diazapentacyclo[11.7.0.02,10.04,8.014,18]icosa-4(8),5-dien-17-ol
SMILES
C[C@]12CCC3C(C1CC[C@]2(C)O)CCC4[C@@]3(CC5=C(C4)NN=C5)C
InChIKey
LKAJKIOFIWVMDJ-OLPJAUBDSA-N
Harga reguler Rp 2.491.650,00
Harga reguler Rp 1.757.700,00 Harga obral Rp 2.491.650,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

Stanozolol adalah senyawa steroid yang digunakan dalam berbagai penelitian ilmiah, terutama dalam bidang biokimia dan farmakologi. Bahan ini memiliki struktur kimia yang mirip dengan testosteron, namun dengan modifikasi pada rantai karbon yang memengaruhi aktivitasnya. Stanozolol sering digunakan sebagai bahan baku dalam sintesis senyawa steroid lainnya, serta dalam uji aktivitas biologis untuk mengevaluasi efek farmakologisnya. Produk ini sangat relevan dalam laboratorium yang melakukan penelitian tentang hormon, metabolisme, dan efek farmakologis senyawa steroid.

Stanozolol memiliki sifat kimia yang stabil dan dapat larut dalam pelarut organik seperti etil asetat dan aseton. Karena sifat ini, bahan ini mudah digunakan dalam berbagai reaksi kimia dan analisis. Selain itu, Stanozolol memiliki kestabilan termal yang baik, sehingga memudahkan penyimpanan dan pemrosesan dalam kondisi laboratorium. Karena karakteristik ini, Stanozolol menjadi pilihan utama dalam penelitian yang membutuhkan ketahanan dan konsistensi kimia.

Di laboratorium Indonesia, Stanozolol sering digunakan dalam penelitian terkait kesehatan, farmasi, dan biokimia. Bahan ini menjadi bagian dari rangkaian bahan kimia yang mendukung pengembangan obat, uji efek hormon, serta penelitian tentang metabolisme dan efek samping senyawa steroid. Stanozolol juga digunakan dalam studi tentang pengaruh hormon pada pertumbuhan dan perkembangan organisme.

Brosur TCI (PDF)

  • Stanozolol digunakan dalam uji aktivitas biologis untuk mengevaluasi efek farmakologis senyawa steroid.
  • Bahan ini cocok untuk sintesis senyawa steroid lainnya dalam penelitian farmakologi.
  • Stanozolol sering digunakan dalam analisis kuantitatif senyawa steroid dalam sampel biologis.
  • Bahan ini mendukung penelitian tentang mekanisme kerja hormon pada tubuh manusia.
  • Stanozolol digunakan dalam studi efek samping dan metabolisme senyawa steroid dalam tubuh.

Merek TCI
Nomor CAS 10418-03-8
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Life Science > Biochemicals and Reagents > Steroids
Ukuran kemasan 1g, 5g
Bentuk fisik Padat, berbentuk serbuk
Penyimpanan Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan

Stanozolol harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari sumber cahaya langsung serta kelembapan. Penyimpanan dalam suhu kamar yang stabil sangat disarankan. Bahan ini bersifat kimia yang relatif stabil, namun tetap harus dihindari kontak langsung dengan kulit atau mata. Dalam penggunaan, pastikan area kerja tetap bersih dan terkontrol untuk mencegah kontaminasi. Selalu gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata pelindung saat menangani bahan ini.

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.