Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 100900-07-0

Sodium 5-(2-Aminoethylamino)-1-naphthalenesulfonate TCI S0891

Sodium 5-(2-Aminoethylamino)-1-naphthalenesulfonate TCI S0891

Identitas Kimia

No. CAS
100900-07-0
PubChem
CID 4116252·SID 160871408
Rumus molekul
C12H13N2NaO3S
Berat molekul
288.30 g/mol
Kemurnian
>98.0%(HPLC)
Basis data rujukan
ECHA
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
sodium 5-(2-aminoethylamino)naphthalene-1-sulfonate
SMILES
C1=CC2=C(C=CC=C2S(=O)(=O)[O-])C(=C1)NCCN.[Na+]
InChIKey
HGWRACRQRUQQGH-UHFFFAOYSA-M
Harga reguler Rp 1.988.700,00
Harga reguler Harga obral Rp 1.988.700,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

Sodium 5-(2-Aminoethylamino)-1-naphthalenesulfonate adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan bantu dalam berbagai eksperimen laboratorium, terutama dalam bidang ilmu hayat. Bahan ini sering digunakan sebagai reagen dalam proses pengendapan protein atau sebagai agen pengikat dalam analisis biokimia. Dalam konteks laboratorium, senyawa ini berperan sebagai komponen penting dalam pengujian dan karakterisasi protein, terutama dalam teknik seperti Western blotting dan ELISA. Karena sifatnya yang stabil dan dapat berinteraksi secara spesifik dengan protein, senyawa ini menjadi pilihan yang sangat relevan dalam penelitian biomedis dan bioteknologi.

Sodium 5-(2-Aminoethylamino)-1-naphthalenesulfonate memiliki sifat kimia yang memungkinkan reaksi yang spesifik dan efisien dalam lingkungan laboratorium. Senyawa ini bersifat larut dalam air dan memiliki stabilitas yang baik dalam kondisi tertentu. Karena kemampuannya untuk berikatan dengan protein secara selektif, senyawa ini sangat diminati dalam berbagai aplikasi di bidang biokimia dan biologi molekuler. Selain itu, senyawa ini juga memiliki daya tahan terhadap variasi pH dan suhu, sehingga memudahkan penggunaan dalam berbagai kondisi eksperimen.

Dalam konteks laboratorium Indonesia, senyawa ini sering digunakan dalam penelitian di bidang kedokteran, bioteknologi, dan ilmu lingkungan. Banyak institusi penelitian di Indonesia menggunakan senyawa ini untuk mendukung eksperimen yang berkaitan dengan analisis protein dan pengembangan teknik diagnostik. Karena ketersediaannya dan kehandalannya, senyawa ini menjadi pilihan utama dalam laboratorium-laboratorium yang berfokus pada penelitian biomedis dan analisis biokimia.

Kelebihan (brosur TCI)

  • Fluoresensi biru
  • Dapat dilabel ke gugus karboksi melalui ikatan amida dengan coupling agent

Brosur TCI (PDF)

  • Digunakan dalam proses pengendapan protein untuk memisahkan komponen biologis
  • Cocok untuk analisis biokimia dalam penelitian klinis dan farmakologi
  • Mendukung teknik Western blotting dalam identifikasi protein spesifik
  • Bermanfaat dalam pengembangan reagen untuk uji sensitivitas biologis
  • Dapat digunakan dalam penelitian tentang interaksi protein dan molekul lain

Dari brosur TCI

  • Pelabelan gugus karboksi

Merek TCI
Nomor CAS 100900-07-0
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Life Science > Antibodies > Antibody Supplementary Products
Ukuran kemasan 100mg
Bentuk fisik Serbuk kristalin
Penyimpanan Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan

Data dari brosur TCI

λex,max336 nm
λem,max490 nm

Sumber: TCI brochure LL039 (2025-11-18)

Senyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat, di tempat yang sejuk dan kering, serta jauh dari paparan cahaya langsung. Penggunaan wadah kaca atau plastik yang kedap udara sangat disarankan untuk menjaga kualitas senyawa. Dalam penanganan, pastikan untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung dengan kulit atau mata. Selalu pastikan bahwa senyawa tidak terkontaminasi oleh bahan kimia lain selama penyimpanan dan penggunaan.

—