Langsung ke informasi produk
1 dari 3

TCI

CAS 68-05-3

Tetraetilamonium Iodida – Tetraethylammonium Iodide, CAS 68-05-3, TCI T0097

Tetraetilamonium Iodida – Tetraethylammonium Iodide, CAS 68-05-3, TCI T0097

Identitas Kimia

No. CAS
68-05-3
PubChem
CID 6225·SID 87576109
Rumus molekul
C8H20IN
Berat molekul
257.16 g/mol
Kemurnian
>98.0%(T)
Basis data rujukan
ChemSpider·ECHA·Wikipedia
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
tetraethylazanium iodide
SMILES
CC[N+](CC)(CC)CC.[I-]
InChIKey
UQFSVBXCNGCBBW-UHFFFAOYSA-M
Harga reguler Rp 1.033.200,00
Harga reguler Rp 738.150,00 Harga obral Rp 1.033.200,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

Tetraethylammonium Iodide dari TCI (kode T0097) adalah garam amonium kuaterner yang tersusun atas kation tetraetilamonium dan anion iodida. Seperti anggota keluarga garam tetraetilamonium lainnya, bahan ini dikenal sebagai katalis transfer fase. Ia membantu reaksi antar-fase berlangsung lebih efisien. Kehadiran ion iodida memberikan nilai tambah tersendiri, karena iodida adalah nukleofil yang baik sekaligus gugus pergi yang baik. Iodida juga aktif secara redoks, sehingga garam ini berguna baik dalam sintesis organik maupun elektrokimia.

Peneliti memilih versi iodida ketika reaksi memerlukan aktivasi melalui pertukaran halogen. Dalam reaksi tersebut, iodida menggantikan klorida atau bromida pada substrat sehingga substitusi berikutnya berlangsung lebih cepat. Pasangan redoks iodida dan triiodida juga menjadikan garam ini relevan dalam penelitian sel surya tersensitisasi zat warna dan studi elektrolit redoks. Kation tetraetilamonium tetap memberikan kelarutan yang baik di pelarut polar dan dikenal sebagai penghambat kanal kalium dalam penelitian fisiologi.

Di Indonesia, Tetraethylammonium Iodide digunakan di laboratorium kimia organik, laboratorium energi terbarukan yang meneliti sel surya generasi baru, serta laboratorium elektrokimia dan fisiologi. Penelitian sel surya tersensitisasi zat warna alami dari tumbuhan lokal, yang cukup populer di kampus-kampus Indonesia, sering memerlukan sumber iodida dengan kation organik. Kemasan 25g, 100g, dan 500g memberikan keleluasaan sesuai kebutuhan riset.

Brosur TCI (PDF)

  • Katalis transfer fase dan kokatalis iodida: garam ini membawa anion ke fase organik sekaligus mempercepat substitusi melalui pertukaran halogen in situ, sehingga reaksi alkilasi dengan alkil klorida lebih efisien.
  • Elektrolit redoks untuk sel surya tersensitisasi zat warna: bersama iodin, iodida membentuk pasangan redoks iodida–triiodida yang diperlukan untuk regenerasi zat warna dalam penelitian sel surya.
  • Elektrolit pendukung dan studi elektrokimia iodida: kelarutannya yang baik di pelarut polar memungkinkan studi voltametri oksidasi iodida dan reaksi elektroorganik yang dimediasi iodida.
  • Penelitian kanal kalium dalam elektrofisiologi: kation tetraetilamonium menghambat kanal kalium, sehingga garam ini dapat dipakai untuk memisahkan arus ion dalam studi sel saraf dan otot.
  • Sumber iodida larut organik untuk sintesis: garam ini menyediakan ion iodida dalam pelarut aprotik untuk reaksi Finkelstein, pembukaan cincin epoksida, dan reaksi yang dikatalisis iodida.

Merek TCI (Tokyo Chemical Industry), kode produk T0097
Nomor CAS 68-05-3
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Synthetic Reagents > Phase Transfer Catalysts
Ukuran kemasan 25g, 100g, 500g
Bentuk fisik padatan kristal
Penyimpanan lindungi dari cahaya dan kelembapan; simpan tertutup rapat

Garam iodida dapat perlahan teroksidasi dan berubah warna bila terpapar cahaya, udara, dan kelembapan. Karena itu, simpan Tetraethylammonium Iodide dalam wadah asli yang tertutup rapat dan kedap cahaya atau berwarna gelap, di tempat sejuk dan kering. Jauhkan dari oksidator kuat. Penyimpanan di dalam desikator membantu menjaga mutunya, terutama di iklim lembap. Gunakan sarung tangan, kacamata pelindung, dan jas laboratorium saat menimbang, serta hindari menghirup debu. Bila bahan tampak menguning, pertimbangkan pengaruhnya terhadap aplikasi sensitif. Ikuti SDS produsen.

  • Sivabalan dkk. (2020). Density measurement of aqueous tetraethylammonium bromide and tetraethylammonium iodide solutions at different temperatures and concentrations. South African Journal of Chemical Engineering doi:10.1016/j.sajce.2020.03.002
  • Kharaneko (2025). Terminal Epoxides Functionalization. Tetraethylammonium Iodide-Catalyzed Meinwald Rearrangement and Synthesis of 1,3-Dioxolan. Журнал органической химии / Russian Journal of Organic Chemistry doi:10.7868/s3034630425110078
  • Hawlicka dkk. (1991). The Conductance of Naland Tetraethylammonium Iodide in Mixtures of Methanol with Acetonitrile and Water. Zeitschrift für Naturforschung A doi:10.1515/zna-1991-1-220

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.