Langsung ke informasi produk
1 dari 2

TCI

CAS 631-40-3

Tetrapropylammonium Iodide, CAS 631-40-3, TCI T0172

Tetrapropylammonium Iodide, CAS 631-40-3, TCI T0172

Identitas Kimia

No. CAS
631-40-3
PubChem
CID 12429·SID 87576166
Rumus molekul
C12H28IN
Berat molekul
313.26 g/mol
Kemurnian
>98.0%(T)
Basis data rujukan
ECHA
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
tetrapropylazanium iodide
SMILES
CCC[N+](CCC)(CCC)CCC.[I-]
InChIKey
GKXDJYKZFZVASJ-UHFFFAOYSA-M
Harga reguler Rp 1.405.950,00
Harga reguler Rp 998.550,00 Harga obral Rp 1.405.950,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

Tetrapropylammonium Iodide dari TCI adalah garam amonium kuaterner yang terdiri atas kation tetrapropilamonium dan anion iodida. Di laboratorium kimia, senyawa ini dikenal sebagai katalis transfer fase, yaitu reagen yang membawa anion dari fase air ke fase organik agar reaksi antarfase dapat berlangsung. Bahan ini juga dipakai sebagai sumber ion iodida, elektrolit pendukung dalam elektrokimia, dan agen pengarah struktur dalam sintesis material berpori. Perannya serbaguna dan banyak dibutuhkan, baik di laboratorium sintesis maupun karakterisasi.

Peneliti memilih tetrapropylammonium iodide karena kation kuaternernya memiliki keseimbangan sifat hidrofobik dan hidrofilik. Keseimbangan ini membuat garamnya cukup larut di berbagai pelarut polar maupun sebagian pelarut organik. Kation tetrapropilamonium relatif stabil dan tidak mudah ikut bereaksi, sehingga ion iodida dapat bertindak sebagai nukleofil atau ko-katalis secara efektif. Dalam elektrokimia, garam ini menyediakan ion pembawa muatan dengan jendela potensial yang memadai. Sebagai padatan, bahan ini mudah ditimbang secara akurat.

Di Indonesia, garam ini relevan bagi laboratorium kimia organik sintetik, elektrokimia, dan energi terbarukan. Peneliti sel surya tersensitisasi pewarna (DSSC), yang cukup populer di kampus-kampus Indonesia, memakai garam iodida kuaterner sebagai komponen elektrolit redoks iodida/triiodida. Kelompok riset katalis juga memanfaatkannya dalam reaksi fiksasi karbon dioksida menjadi karbonat siklik. Kemasan 25g dan 100g mencakup kebutuhan riset rutin.

Brosur TCI (PDF)

  • Katalis transfer fase: kation tetrapropilamonium membawa anion reaktif melintasi batas fase air-organik sehingga reaksi substitusi dan alkilasi berlangsung lebih cepat dalam sistem dua fase.
  • Komponen elektrolit sel surya tersensitisasi pewarna: garam ini menyediakan ion iodida untuk pasangan redoks iodida/triiodida yang meregenerasi pewarna dalam riset DSSC.
  • Ko-katalis fiksasi karbon dioksida: ion iodida bertindak sebagai nukleofil pembuka cincin epoksida sehingga mempercepat pembentukan karbonat siklik dari karbon dioksida.
  • Elektrolit pendukung dalam elektrokimia: garam kuaterner ini memberikan konduktivitas ionik pada larutan tanpa ikut bereaksi pada rentang potensial kerja yang umum.
  • Agen pengarah struktur dan sumber iodida: kationnya dapat mengarahkan pembentukan material berpori, sementara anionnya berguna dalam reaksi pertukaran halida seperti reaksi Finkelstein.

Merek TCI (kode produk T0172)
Nomor CAS 631-40-3
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Synthetic Reagents > Phase Transfer Catalysts
Ukuran kemasan 25g, 100g
Bentuk fisik padatan kristal
Penyimpanan simpan tertutup rapat, kering, dan terlindung dari cahaya

Garam iodida dapat berubah warna karena oksidasi iodida bila terpapar cahaya dan udara dalam waktu lama. Karena itu, simpan tetrapropylammonium iodide dalam wadah asli yang tertutup rapat, di tempat sejuk, kering, dan gelap. Hindari kontak dengan oksidator kuat. Bila diperlukan untuk elektrokimia, keringkan bahan sesuai prosedur laboratorium sebelum dipakai agar kadar air tidak mengganggu pengukuran. Gunakan sarung tangan, kacamata pelindung, dan jas laboratorium, serta hindari menghirup debu. Baca SDS sebelum digunakan.

  • Wanninayake dkk. (2016). Use of lithium iodide and tetrapropylammonium iodide in gel electrolytes for improved performance of quasi-solid-state dye-sensitized solar cells: Recording an efficiency of 6.40%. Electrochimica Acta doi:10.1016/j.electacta.2016.01.108
  • Abdukarimov dkk. (2019). Dependence of the characteristics of dye-sensitized solar cells on amount tetrapropylammonium iodide. «Узбекский физический журнал» doi:10.52304/.v22i4.166
  • Senevirathne dkk. (2016). Novel Quasi-Solid-State Electrolyte Based on γ-Butyrolactone and Tetrapropylammonium Iodide for Dye-Sensitized Solar Cells Using Fumed Silica as the Gelling Agent. Procedia Engineering doi:10.1016/j.proeng.2015.08.1117

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.