Langsung ke informasi produk
1 dari 2

TCI

CAS 75-58-1

Tetrametilamonium Iodida – Tetramethylammonium Iodide, CAS 75-58-1, TCI T0139

Tetrametilamonium Iodida – Tetramethylammonium Iodide, CAS 75-58-1, TCI T0139

Identitas Kimia

No. CAS
75-58-1
PubChem
CID 6381·SID 87576141
Rumus molekul
C4H12IN
Berat molekul
201.05 g/mol
Basis data rujukan
ChemSpider·ECHA
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
tetramethylazanium iodide
SMILES
C[N+](C)(C)C.[I-]
InChIKey
RXMRGBVLCSYIBO-UHFFFAOYSA-M
Harga reguler Rp 900.900,00
Harga reguler Rp 645.750,00 Harga obral Rp 900.900,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

TCI T0139 Tetramethylammonium Iodide adalah garam amonium kuaterner yang terdiri dari kation tetrametilamonium dan anion iodida. Di laboratorium, senyawa ini dipakai sebagai katalis transfer fase, sumber ion iodida yang larut, elektrolit, dan bahan awal untuk garam tetrametilamonium lain melalui pertukaran anion. Iodida adalah nukleofil yang baik sekaligus gugus pergi yang baik, sehingga tetramethylammonium iodide juga sering dipakai sebagai aditif yang mempercepat reaksi substitusi, termasuk lewat pertukaran halida secara in situ.

Senyawa ini dipilih karena menggabungkan kation kuaterner yang kecil dan stabil dengan anion iodida yang reaktif dan mudah terpolarisasi. Dibandingkan garam bromida dan klorida analognya, garam iodida memberi nukleofilisitas lebih tinggi dalam banyak sistem, dan pasangan iodida-triiodida dapat dimanfaatkan dalam kajian redoks. Senyawa ini umumnya berupa padatan kristal putih hingga kekuningan. Iodida mudah teroksidasi perlahan oleh udara dan cahaya sehingga warnanya bisa menguning, jadi penyimpanan yang tepat penting untuk menjaga mutunya.

Bagi laboratorium di Indonesia, tetramethylammonium iodide bermanfaat dalam riset sintesis organik, elektrokimia, dan material energi. Kelompok riset yang mempelajari elektrolit berbasis iodida, misalnya untuk sel surya tersensitisasi pewarna atau kajian material perovskit, dapat memakainya sebagai sumber iodida organik atau senyawa pembanding. Tiga pilihan kemasan, yaitu 25g, 100g, dan 500g, memudahkan penyesuaian dengan kebutuhan riset.

Brosur TCI (PDF)

  • Katalis transfer fase dan kokatalis: kation kuaterner memindahkan anion antarfase, sementara iodida mempercepat substitusi melalui pertukaran halida in situ pada substrat alkil klorida atau bromida.
  • Sumber iodida dalam sintesis: garam ini menyediakan ion iodida dalam bentuk yang larut di pelarut polar, berguna untuk reaksi Finkelstein dan pembentukan turunan iodo.
  • Kajian elektrolit redoks: pasangan iodida-triiodida dapat dipelajari dalam sistem elektrolit, sehingga relevan untuk riset sel surya tersensitisasi pewarna dan perangkat elektrokimia.
  • Riset material perovskit dan halida: kation organik kecil dengan anion iodida menjadikannya bahan menarik untuk kajian komposisi dan sifat material halida hibrida.
  • Prekursor garam kuaterner lain: tetramethylammonium iodide dapat dikonversi melalui pertukaran anion menjadi garam tetrametilamonium dengan anion yang diinginkan untuk keperluan spesifik.

Merek TCI
Nomor CAS 75-58-1
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Synthetic Reagents > Phase Transfer Catalysts
Ukuran kemasan 25g, 100g, 500g
Bentuk fisik padatan kristal putih hingga kekuningan
Penyimpanan simpan tertutup rapat, kering, dan terlindung dari cahaya

Simpan tetramethylammonium iodide dalam wadah asli yang tertutup rapat, sebaiknya berwarna gelap, di tempat sejuk dan kering, serta terlindung dari cahaya, karena iodida dapat teroksidasi perlahan dan berubah kekuningan. Untuk keperluan yang sensitif, simpan di dalam desikator dan tutup wadah segera setelah penimbangan. Gunakan sarung tangan, kacamata pengaman, dan jas laboratorium, dan hindari menghirup debu atau terkena kulit dan mata. Jauhkan dari oksidator kuat dan asam kuat yang dapat membebaskan iodin.

  • ELSHAHAWI dkk. (1996). Spectrophotometric determination of periodate or iodate ions by liquid-liquid extraction as an ion-pair using tetramethylammonium iodide. Talanta doi:10.1016/s0039-9140(96)01849-8
  • Zhang dkk. (2022). Tetramethylammonium Iodide (TMAI)‐Promoted Sulfenylation/Annulation of Enaminones with Thiosulfonates. Asian Journal of Organic Chemistry doi:10.1002/ajoc.202100694
  • Sinha dkk. (2007). Apparent Molar Volumes and Viscosity B-Coefficients of Some Amino Acids in Aqueous Tetramethylammonium Iodide Solutions at 298.15 K. Journal of Chemical & Engineering Data doi:10.1021/je7001418

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.