Langsung ke informasi produk
1 dari 2

TCI

CAS 110-01-0

Tetrahydrothiophene, CAS 110-01-0, TCI T0114

Tetrahydrothiophene, CAS 110-01-0, TCI T0114

Identitas Kimia

No. CAS
110-01-0
PubChem
CID 1127·SID 87576122
Rumus molekul
C4H8S
Berat molekul
88.17 g/mol
Kemurnian
>99.0%(GC)
Basis data rujukan
ChEBI·ChemSpider·ECHA·Wikipedia
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
thiolane
SMILES
C1CCSC1
InChIKey
RAOIDOHSFRTOEL-UHFFFAOYSA-N
Harga reguler Rp 822.150,00
Harga reguler Rp 590.100,00 Harga obral Rp 822.150,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Volume
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

Tetrahydrothiophene (THT) dari TCI adalah heterosiklik jenuh beranggota lima yang mengandung satu atom belerang, sehingga dapat dipandang sebagai analog belerang dari tetrahidrofuran. Senyawa ini dikenal luas karena baunya yang sangat kuat dan khas, yang dimanfaatkan sebagai zat pembau pada gas alam agar kebocoran mudah terdeteksi. Di laboratorium, THT berperan sebagai ligan dalam kimia koordinasi, building block heterosiklik belerang, dan senyawa acuan dalam analisis senyawa sulfur.

THT dipilih karena atom belerangnya merupakan donor lunak yang berikatan dengan logam transisi seperti emas, platina, dan paladium, namun ikatannya cukup labil sehingga mudah digantikan ligan lain. Sifat ini membuat kompleks seperti klorido(tetrahidrotiofena)emas(I) menjadi prekursor populer dalam sintesis senyawa emas. Selain itu, atom belerangnya dapat dioksidasi menjadi sulfoksida atau sulfon, membuka jalan ke berbagai turunan. Bau khasnya yang dapat terdeteksi pada konsentrasi sangat rendah menjadikannya standar penting dalam analisis odoran.

Di Indonesia, THT relevan bagi laboratorium analisis gas dan energi yang memantau kadar odoran pada jaringan distribusi gas, serta bagi kelompok riset kimia anorganik dan organologam di perguruan tinggi. Laboratorium kimia organik juga dapat memanfaatkannya sebagai bahan awal sintesis turunan belerang. Kemasan 25 mL cukup untuk pembuatan kompleks dan standar analitik, sedangkan 500 mL ditujukan bagi pengguna rutin.

  • Ligan labil dalam kimia koordinasi: atom belerang THT berikatan lemah dengan logam seperti emas dan platina, sehingga kompleksnya menjadi prekursor praktis yang ligannya mudah digantikan.
  • Standar analisis odoran gas alam: THT digunakan sebagai zat pembau gas, sehingga bahan murninya diperlukan untuk kalibrasi metode GC dengan detektor sulfur di laboratorium energi.
  • Sintesis sulfoksida dan sulfon siklik: oksidasi atom belerangnya menghasilkan turunan seperti sulfolana, menjadikannya bahan awal untuk studi kimia oksidasi senyawa sulfur.
  • Building block heterosiklik belerang: cincin tiolana jenuh ini dapat difungsionalisasi untuk riset kimia medisinal dan material yang memerlukan motif heterosiklik mengandung sulfur.
  • Studi desulfurisasi dan katalis hidrotreating: sebagai senyawa sulfur siklik sederhana, THT berguna sebagai molekul model dalam riset penghilangan belerang dari bahan bakar.

Merek TCI (kode produk T0114)
Nomor CAS 110-01-0
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 25mL, 500mL
Bentuk fisik cairan tidak berwarna dengan bau sangat kuat
Penyimpanan simpan di lemari bahan mudah terbakar, tertutup sangat rapat, berventilasi baik

Tetrahydrothiophene sangat mudah terbakar dan berbau sangat menyengat bahkan pada konsentrasi sangat rendah, sehingga bocoran kecil dapat memicu kepanikan karena disangka kebocoran gas. Simpan dalam botol asli tertutup sangat rapat, sebaiknya dengan wadah sekunder, di lemari bahan mudah terbakar yang sejuk dan berventilasi. Selalu tangani di lemari asam, gunakan sarung tangan, kacamata pengaman, dan jas lab. Jauhkan dari oksidator kuat dan sumber api, dan tangani limbah dalam wadah tertutup.

  • Sapei dkk. (2010). Vapor–liquid equilibrium for the binary systems tetrahydrothiophene+toluene and tetrahydrothiophene+o-xylene at 368.15K and 383.15K. Fluid Phase Equilibria doi:10.1016/j.fluid.2009.11.017
  • Sapei dkk. (2010). Vapor–liquid equilibrium for binary system of tetrahydrothiophene+2,2,4-trimethylpentane and tetrahydrothiophene+2,4,4-trimethyl-1-pentene at 358.15 and 368.15K. Fluid Phase Equilibria doi:10.1016/j.fluid.2010.03.022
  • Heeres dkk. (1991). Synthesis of cationic cerium compounds [Cp*2Ce(L)2][BPh4] (L = tetrahydrofuran or tetrahydrothiophene) and the crystal structure of the tetrahydrothiophene derivative. Journal of Organometallic Chemistry doi:10.1016/0022-328x(91)86333-l

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.