Tetrahydrothiophene 1,1-Dioxide, yang lebih dikenal sebagai sulfolana, adalah sulfon siklik beranggota lima yang terbentuk dari oksidasi penuh atom belerang pada tetrahidrotiofena. Produk TCI ini merupakan pelarut polar aprotik yang sangat stabil dan telah lama digunakan di industri maupun laboratorium. Di laboratorium, sulfolana berperan sebagai pelarut reaksi suhu tinggi, pelarut ekstraksi selektif untuk senyawa aromatik, serta komponen yang banyak diteliti dalam pengembangan elektrolit baterai dan perangkat elektrokimia.
Sulfolana dipilih karena kepolarannya yang tinggi, stabilitas termal dan kimia yang sangat baik, serta ketahanannya terhadap oksidasi. Gugus sulfonnya menghasilkan momen dipol besar sehingga mampu melarutkan garam dan senyawa polar, sementara sifat aprotiknya membuat anion tetap reaktif dalam reaksi substitusi nukleofilik. Sulfolana bercampur dengan air dan banyak pelarut organik. Jendela stabilitas elektrokimianya yang lebar menjadikannya kandidat pelarut elektrolit untuk baterai bertegangan tinggi. Pada suhu ruang, bahan ini dapat berupa padatan atau cairan kental tergantung suhu lingkungan.
Di Indonesia, sulfolana relevan bagi laboratorium petrokimia yang mempelajari pemisahan aromatik, kelompok riset kimia organik yang membutuhkan pelarut polar suhu tinggi, serta laboratorium riset baterai dan penyimpanan energi yang berkembang pesat seiring tumbuhnya ekosistem kendaraan listrik nasional. Kemasan 25 g ideal untuk skrining formulasi elektrolit dan uji reaksi, sedangkan 500 g mendukung pemakaian sebagai pelarut dalam jumlah lebih besar.
Brosur TCI (PDF)
- High Purity and Low Water Content Sulfolane-type Electrolyte Solvent MESL 2025-06-10 · hal. 1
- Battery Research Reagents 2026-09-18 · hal. 5
- Riset elektrolit baterai: stabilitas oksidatif dan jendela elektrokimia sulfolana yang lebar menjadikannya pelarut kandidat untuk elektrolit baterai litium bertegangan tinggi dalam skrining formulasi.
- Ekstraksi selektif senyawa aromatik: sulfolana melarutkan hidrokarbon aromatik jauh lebih baik daripada alifatik, sehingga dipakai untuk studi pemisahan aromatik dari campuran hidrokarbon.
- Pelarut reaksi substitusi nukleofilik aromatik: sifat polar aprotik dan stabilitas termalnya mendukung reaksi SNAr dan fluorinasi yang memerlukan suhu tinggi dan anion reaktif.
- Medium reaksi suhu tinggi: ketahanannya terhadap panas dan oksidasi memungkinkan sulfolana dipakai pada kondisi yang akan menguraikan banyak pelarut polar aprotik lain.
- Studi sifat fisikokimia pelarut: sebagai pelarut berkepolaran tinggi yang bercampur dengan air, sulfolana berguna dalam penelitian kelarutan, termodinamika campuran, dan elektrokimia larutan.
| Merek | TCI (kode produk T0115) |
|---|---|
| Nomor CAS | 126-33-0 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g, 500g |
| Bentuk fisik | padatan atau cairan tergantung suhu ruang (rujuk CoA) |
| Penyimpanan | simpan tertutup rapat di tempat kering, terlindung dari kelembapan |
Data dari brosur TCI
| Melting Point | 25 °C |
|---|---|
| Heat Generation Temperature | 210 °C |
| Vapor Pressure | 36.4 Pa (373K) |
| Potential Window | 6.4 V (1 mol/L LiPF6 solution) |
| Electric Resistance | - (Solidified) (1 mol/L LiPF6 solution, -20°C) |
| Electric Resistance | 50 Ω·cm (1 mol/L LiPF6 solution, 20°C) |
Sumber: TCI brochure FF104 (2025-06-10)
Sulfolana bersifat higroskopis, sehingga harus disimpan dalam botol asli tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, terutama bila akan digunakan untuk riset elektrolit yang sensitif terhadap air. Bila bahan memadat, dapat dicairkan dengan pemanasan lembut menggunakan penangas, bukan api langsung. Jauhkan dari oksidator kuat. Bahan ini dapat berbahaya bila tertelan, jadi gunakan sarung tangan, kacamata pengaman, dan jas lab, serta hindari menghirup uapnya saat dipanaskan.
—
