Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 13679-85-1

2-Methyl-3-tetrahydrothiophenone TCI M1839

2-Methyl-3-tetrahydrothiophenone TCI M1839

Identitas Kimia

No. CAS
13679-85-1
PubChem
CID 61664·SID 87558911
Rumus molekul
C5H8OS
Berat molekul
116.18 g/mol
Kemurnian
>97.0%(GC)
Basis data rujukan
ChEBI·ChemSpider·ECHA
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
2-methylthiolan-3-one
SMILES
CC1C(=O)CCS1
InChIKey
YMZZPMVKABUEBL-UHFFFAOYSA-N
Harga reguler Rp 1.565.550,00
Harga reguler Harga obral Rp 1.565.550,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

TCI M1839 2-Methyl-3-tetrahydrothiophenone adalah keton siklik jenuh beranggota lima yang mengandung satu atom belerang di dalam cincinnya, dengan gugus metil bersebelahan langsung dengan gugus karbonil. Senyawa ini dikenal luas di dua ranah sekaligus: sebagai blok bangunan heterosiklik belerang bagi kimiawan sintesis, dan sebagai senyawa pemberi aroma bernuansa gurih khas hasil pemanasan bagi ahli kimia pangan. Kehadiran atom belerang di dalam cincin memberikan sifat elektronik dan aroma yang tidak dapat ditiru oleh analog oksigen maupun karbonnya.

Sifat yang membuatnya dipilih bermula dari kombinasi gugus karbonil reaktif dan atom belerang pendonor elektron dalam satu kerangka ringkas. Karbon alfa di antara metil dan karbonil bersifat asam sehingga mudah dideprotonasi untuk membentuk enolat, membuka jalan bagi alkilasi, aldol, dan kondensasi lain pada posisi yang terkendali. Gugus karbonilnya sendiri dapat direduksi menjadi alkohol, diubah menjadi amina melalui aminasi reduktif, atau dikonversi menjadi turunan oksim dan hidrazon. Pada saat yang sama, atom belerang dapat dioksidasi bertahap menjadi sulfoksida atau sulfon, sehingga polaritas dan reaktivitas cincin dapat diatur sesuai kebutuhan.

Laboratorium di Indonesia menggunakan senyawa ini pada penelitian aroma dan cita rasa produk pangan olahan, kajian reaksi Maillard, serta sintesis heterosiklik belerang untuk penapisan bioaktivitas. Ketersediaan dua ukuran kemasan memberi keleluasaan: kemasan lebih kecil untuk uji sensorik dan kalibrasi instrumen, sedangkan kemasan lebih besar untuk sintesis bertingkat yang membutuhkan bahan awal dalam jumlah lebih banyak.

  • Penelitian aroma dan cita rasa produk pangan, karena keton tiofena jenuh merupakan golongan senyawa belerang yang menyumbang nuansa gurih pada bahan yang dipanaskan.
  • Standar pembanding pada analisis kromatografi gas–spektrometri massa, sebab strukturnya pasti sehingga dapat dipakai memverifikasi waktu retensi dan pola fragmentasi senyawa belerang.
  • Bahan awal alkilasi dan kondensasi aldol, mengingat karbon alfa di samping karbonil mudah dideprotonasi sehingga rantai samping baru dapat dipasang secara terkendali.
  • Sintesis turunan sulfoksida dan sulfon, karena atom belerang di dalam cincin dapat dioksidasi bertahap untuk mengubah polaritas serta reaktivitas kerangka heterosiklik.
  • Pembuatan amina siklik mengandung belerang melalui aminasi reduktif, sehingga kerangka ini dapat dimasukkan ke dalam pustaka senyawa untuk penapisan aktivitas biologis.

Merek TCI
Nomor CAS 13679-85-1
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 5 g dan 25 g
Bentuk fisik cairan pada suhu ruang
Penyimpanan simpan sejuk, tertutup rapat, terlindung dari cahaya dan udara

Simpan senyawa dalam botol tertutup rapat pada tempat sejuk, gelap, dan berventilasi baik; banyak laboratorium menyimpan senyawa belerang volatil di lemari pendingin reagen untuk menjaga kemurniannya. Seperti umumnya senyawa belerang, bahan ini berbau tajam dan menyebar, sehingga seluruh pemindahan sebaiknya dilakukan di dalam lemari asam yang berfungsi baik, dan alat gelas bekas pakai segera dibilas serta direndam larutan pemucat sebelum dicuci. Gunakan sarung tangan nitril, kacamata pengaman, dan jas laboratorium. Hindari kontak dengan oksidator kuat, jauhkan dari sumber api, dan baca lembar data keselamatan bahan sebelum bekerja.

—