Tetraphenylethylene (TPE) adalah senyawa organik yang memiliki struktur molekul kompleks dengan empat grup fenil yang terikat pada inti etilena. Bahan ini sering digunakan dalam laboratorium kimia sebagai bahan baku untuk sintesis senyawa kompleks lainnya. Dalam bidang kimia organik, TPE berperan sebagai komponen dasar yang dapat diubah melalui reaksi kimia untuk menghasilkan senyawa dengan sifat tertentu.
TPE memiliki sifat kimia yang stabil dan tidak mudah bereaksi secara spontan, sehingga memudahkan proses manipulasi di laboratorium. Karena struktur molekulnya yang simetris, senyawa ini juga memiliki sifat optik yang menarik, seperti fluoresensi, yang membuatnya relevan dalam penelitian material dan fotokimia. Karakteristik ini menjadikannya pilihan yang tepat untuk berbagai eksperimen yang memerlukan kontrol presisi.
Di laboratorium Indonesia, TPE sering digunakan dalam penelitian kimia organik, terutama oleh institusi pendidikan tinggi dan lembaga riset. Bahan ini menjadi alat penting dalam pengembangan senyawa baru, pengujian reaksi kimia, dan studi tentang sifat optik dan elektronik material. Ketersediaannya di pasar lokal memudahkan akses para peneliti untuk melakukan eksperimen yang memerlukan bahan baku ini.
Brosur TCI (PDF)
- Building Blocks for Organic Semiconductor 2026-03-24 · hal. 7
Produk TCI terkait
- Triphenylethylene, CAS 58-72-0, TCI T1834
- 1,1-Diphenylethylene (stabilized with HQ), CAS 530-48-3, TCI D0886
- TCI A0692 103-45-7 2-Phenylethyl Acetate
- 1,1,4,4-Tetraphenyl-1,3-butadiene, CAS 1450-63-1, TCI T0168
- N-(1-Phenylethyl)acetamide, CAS 36065-27-7, TCI P3170
- 2-Phenylethyl Acrylate, CAS 3530-36-7, TCI P2888
- Sintesis senyawa organik kompleks untuk pengembangan material baru
- Pengujian reaksi kimia dalam penelitian fotokimia dan optik
- Pembuatan senyawa fluoresen untuk aplikasi dalam bidang biomedis
- Penelitian tentang sifat elektronik dan struktur molekul
- Pengembangan bahan kimia untuk industri kemasan dan plastik
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 632-51-9 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1g, 10g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk kristal |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah kedap udara dan jauh dari paparan cahaya langsung |
Tetraphenylethylene harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan terlindungi dari cahaya matahari langsung untuk mencegah degradasi. Wadah yang digunakan sebaiknya terbuat dari bahan inert seperti plastik atau gelas yang tahan terhadap reaksi kimia. Dalam penanganan, penting untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung dengan kulit atau inhalasi. Bahan ini tidak beracun dalam dosis kecil, tetapi tetap perlu dianggap sebagai bahan kimia yang harus dihandle dengan hati-hati.
- Park dkk. (2010). A new fluorescent sensor for the detection of pyrophosphate based on a tetraphenylethylene moiety. Tetrahedron Letters doi:10.1016/j.tetlet.2010.02.009
- Zhang dkk. (2022). Tetraphenylethylene-rufigallol-tetraphenylethylene trimers: Novel fluorescence liquid crystals in aggregated states. Journal of Molecular Structure doi:10.1016/j.molstruc.2021.131643
- Gogoi dkk. (2019). Supramolecular assembly of leaf-like fluorescent tetraphenylethylene through polymer-directed inter-locking. Composites Communications doi:10.1016/j.coco.2018.11.005
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.







