N-(1-Phenylethyl)acetamide adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa kompleks. Bahan ini sering ditemukan dalam berbagai reaksi kimia yang melibatkan pembentukan ikatan amida atau reaksi substitusi. Sebagai building block, senyawa ini memiliki peran penting dalam penelitian kimia organik, terutama dalam pengembangan senyawa baru yang memiliki sifat tertentu. Dalam laboratorium, senyawa ini digunakan untuk membangun struktur molekuler yang lebih kompleks, baik dalam penelitian dasar maupun terapan.
N-(1-Phenylethyl)acetamide memiliki struktur kimia yang stabil dan dapat bereaksi dengan berbagai reagen kimia. Karena kestabilannya, senyawa ini cocok untuk digunakan dalam reaksi yang memerlukan kondisi tertentu, seperti reaksi dalam pelarut organik atau reaksi dengan katalis tertentu. Sifat kimianya yang dapat diprediksi membuat senyawa ini menjadi pilihan yang tepat untuk penelitian yang membutuhkan presisi dan kontrol tinggi.
Dalam konteks laboratorium di Indonesia, senyawa ini digunakan oleh peneliti kimia, baik di universitas maupun lembaga penelitian. Bahan ini sering ditemukan dalam proyek penelitian yang berkaitan dengan sintesis senyawa organik, pengembangan obat, atau studi tentang reaktivitas molekul. Ketersediaannya di pasar lokal membuat senyawa ini mudah diakses oleh para peneliti yang membutuhkannya.
Produk TCI terkait
- Sintesis senyawa organik kompleks yang membutuhkan struktur dasar amida
- Reaksi substitusi pada rantai karbon untuk menghasilkan senyawa baru
- Pengembangan obat dengan struktur molekul yang terkontrol secara kimia
- Penelitian tentang reaktivitas senyawa dalam kondisi tertentu
- Analisis struktur molekul menggunakan teknik spektroskopi
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 36065-27-7 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 200mg, 1g |
| Bentuk fisik | Padat, berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
N-(1-Phenylethyl)acetamide harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering untuk mencegah kontaminasi dan reaksi kimia yang tidak diinginkan. Wadah yang digunakan sebaiknya terbuat dari bahan yang tidak bereaksi dengan senyawa ini, seperti plastik atau gelas. Dalam penanganan, penting untuk menghindari paparan langsung terhadap udara dan cahaya. Selalu gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk meminimalkan risiko paparan.
- (2012). Synthesis of (R)-2-Methoxy-N-(1-Phenylethyl)Acetamide via Dynamic Kinetic Resolution. Organic Syntheses doi:10.15227/orgsyn.089.0255
- Hemaraju dkk. (2015). Growth, optical, thermal and dielectric studies of new organic nonlinear optical crystal (R)-2-cyano-N-(1-phenylethyl)acetamide. Optik doi:10.1016/j.ijleo.2015.07.047
- Sakota dkk. (2013). Infrared spectroscopy of hydrated N-(2-phenylethyl)acetamide clusters: The electron-redistribution within the solute weakens local hydrogen bond. Chemical Physics doi:10.1016/j.chemphys.2013.01.020
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
