Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 1719-71-7

Tetrazolium Violet TCI T0174

Tetrazolium Violet TCI T0174

Identitas Kimia

No. CAS
1719-71-7
PubChem
CID 74395·SID 87576167
Rumus molekul
C23H17ClN4
Berat molekul
384.9 g/mol
Kemurnian
>98.0%(T)
Basis data rujukan
ChEBI·ChemSpider·ECHA
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
2-naphthalen-1-yl-3,5-diphenyltetrazol-2-ium chloride
SMILES
C1=CC=C(C=C1)C2=NN([N+](=N2)C3=CC=CC4=CC=CC=C43)C5=CC=CC=C5.[Cl-]
InChIKey
RONADMZTCCPLEF-UHFFFAOYSA-M
Harga reguler Rp 1.696.800,00
Harga reguler Rp 1.202.250,00 Harga obral Rp 1.696.800,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

Tetrazolium Violet dari TCI adalah garam tetrazolium yang dipakai sebagai indikator redoks dalam penelitian biokimia, mikrobiologi, dan histokimia. Dalam bentuk teroksidasinya, senyawa ini hampir tidak berwarna. Ketika menerima elektron dari sistem enzim dehidrogenase atau dari reduktor lain, cincin tetrazoliumnya terbuka dan berubah menjadi formazan yang berwarna ungu dan tidak larut. Perubahan warna inilah yang membuat Tetrazolium Violet berguna untuk menunjukkan aktivitas metabolik sel hidup secara visual maupun kuantitatif.

Peneliti memilih Tetrazolium Violet karena reaksinya memberikan sinyal warna yang jelas dan mudah diamati, bahkan tanpa instrumen canggih. Formazan yang terbentuk mengendap di lokasi reaksi, sehingga bahan ini sangat cocok untuk menandai aktivitas enzim pada potongan jaringan, koloni mikroba, atau gel elektroforesis. Reduksinya bergantung pada aktivitas rantai transpor elektron dan enzim dehidrogenase, sehingga intensitas warna mencerminkan tingkat metabolisme. Senyawa ini juga dipakai dalam beberapa sistem deteksi radikal superoksida.

Di Indonesia, Tetrazolium Violet bermanfaat bagi laboratorium mikrobiologi pangan, bioteknologi, kedokteran, dan pertanian. Peneliti yang menguji aktivitas antimikroba ekstrak tumbuhan obat lokal dapat memakai pewarna tetrazolium untuk membedakan sel hidup dan mati secara cepat. Laboratorium histokimia juga memakainya untuk lokalisasi enzim. Kemasan 1g dan 10g cukup untuk banyak pengujian karena konsentrasi kerjanya umumnya rendah.

  • Uji viabilitas dan aktivitas metabolik mikroba: sel hidup mereduksi Tetrazolium Violet menjadi formazan ungu, sehingga pertumbuhan atau penghambatan mikroba dapat diamati secara visual.
  • Pengujian aktivitas antimikroba: perubahan warna membantu menentukan konsentrasi hambat dalam uji mikrodilusi, terutama ketika kekeruhan media sulit dibaca dengan mata.
  • Histokimia enzim dehidrogenase: formazan yang tidak larut mengendap tepat di lokasi aktivitas enzim, sehingga sebaran enzim pada jaringan dapat dipetakan dengan jelas.
  • Pewarnaan zimogram setelah elektroforesis: senyawa ini dipakai untuk menampakkan pita enzim oksidoreduktase dalam gel, sehingga isoenzim dapat dibedakan berdasarkan posisinya.
  • Deteksi radikal superoksida: reduksi garam tetrazolium oleh superoksida dimanfaatkan dalam sistem uji aktivitas antioksidan dan enzim superoksida dismutase.

Merek TCI (kode produk T0174)
Nomor CAS 1719-71-7
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Life Science > Biochemicals and Reagents > Enzymes, Enzyme Inhibitors, Enzyme Substrates
Ukuran kemasan 1g, 10g
Bentuk fisik serbuk padat
Penyimpanan peka cahaya; simpan tertutup rapat, kering, dan terlindung dari cahaya

Garam tetrazolium umumnya peka terhadap cahaya dan dapat tereduksi perlahan sehingga memberikan latar warna yang tidak diinginkan. Simpan Tetrazolium Violet dalam wadah asli yang tertutup rapat, di tempat sejuk, kering, dan gelap. Sebaiknya larutan kerja dibuat segar dan disimpan dalam botol berwarna gelap atau dibungkus aluminium foil selama pemakaian. Hindari kontak dengan reduktor kuat. Gunakan sarung tangan, kacamata pelindung, dan jas laboratorium, serta hindari menghirup debu. Baca SDS sebelum digunakan.

  • Noll dkk. (2010). Tetrazolium violet staining of naturally and artificially moulded sorghum (Sorghum bicolor (L.) Moench) caryopses. Seed Science and Technology doi:10.15258/sst.2010.38.3.21
  • Kamburova (1993). Spectrophotometric determination of chromium with Iodonitrotetrazolium chloride and Tetrazolium Violet. Talanta doi:10.1016/0039-9140(93)80283-w
  • Kamburova (1994). The Determination of Manganese by Means of Tetrazolium Violet. Analytical Letters doi:10.1080/00032719408002647

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.