Tetrazolium Violet dari TCI adalah garam tetrazolium yang dipakai sebagai indikator redoks dalam penelitian biokimia, mikrobiologi, dan histokimia. Dalam bentuk teroksidasinya, senyawa ini hampir tidak berwarna. Ketika menerima elektron dari sistem enzim dehidrogenase atau dari reduktor lain, cincin tetrazoliumnya terbuka dan berubah menjadi formazan yang berwarna ungu dan tidak larut. Perubahan warna inilah yang membuat Tetrazolium Violet berguna untuk menunjukkan aktivitas metabolik sel hidup secara visual maupun kuantitatif.
Peneliti memilih Tetrazolium Violet karena reaksinya memberikan sinyal warna yang jelas dan mudah diamati, bahkan tanpa instrumen canggih. Formazan yang terbentuk mengendap di lokasi reaksi, sehingga bahan ini sangat cocok untuk menandai aktivitas enzim pada potongan jaringan, koloni mikroba, atau gel elektroforesis. Reduksinya bergantung pada aktivitas rantai transpor elektron dan enzim dehidrogenase, sehingga intensitas warna mencerminkan tingkat metabolisme. Senyawa ini juga dipakai dalam beberapa sistem deteksi radikal superoksida.
Di Indonesia, Tetrazolium Violet bermanfaat bagi laboratorium mikrobiologi pangan, bioteknologi, kedokteran, dan pertanian. Peneliti yang menguji aktivitas antimikroba ekstrak tumbuhan obat lokal dapat memakai pewarna tetrazolium untuk membedakan sel hidup dan mati secara cepat. Laboratorium histokimia juga memakainya untuk lokalisasi enzim. Kemasan 1g dan 10g cukup untuk banyak pengujian karena konsentrasi kerjanya umumnya rendah.
Produk TCI terkait
- TCI B3581 1871-22-3 Blue Tetrazolium [for Biochemical Research]
- TCI B0325 38800-20-3 2,3-Diphenyl-5-(2-thienyl)tetrazolium Chloride
- TCI D0943 1871-22-3 Blue Tetrazolium
- TCI D0915 24387-36-8 2,5-Diphenyl-3-(4-styrylphenyl)tetrazolium Chloride
- TCI A5104 60662-33-1 Crystal Violet Nonahydrate [Ion association reagent for spectrophotometric analysis]
- TCI A5007 14936-97-1 Xylylazo Violet I [Spectrophotometric reagent for Mg]
- Uji viabilitas dan aktivitas metabolik mikroba: sel hidup mereduksi Tetrazolium Violet menjadi formazan ungu, sehingga pertumbuhan atau penghambatan mikroba dapat diamati secara visual.
- Pengujian aktivitas antimikroba: perubahan warna membantu menentukan konsentrasi hambat dalam uji mikrodilusi, terutama ketika kekeruhan media sulit dibaca dengan mata.
- Histokimia enzim dehidrogenase: formazan yang tidak larut mengendap tepat di lokasi aktivitas enzim, sehingga sebaran enzim pada jaringan dapat dipetakan dengan jelas.
- Pewarnaan zimogram setelah elektroforesis: senyawa ini dipakai untuk menampakkan pita enzim oksidoreduktase dalam gel, sehingga isoenzim dapat dibedakan berdasarkan posisinya.
- Deteksi radikal superoksida: reduksi garam tetrazolium oleh superoksida dimanfaatkan dalam sistem uji aktivitas antioksidan dan enzim superoksida dismutase.
| Merek | TCI (kode produk T0174) |
|---|---|
| Nomor CAS | 1719-71-7 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Life Science > Biochemicals and Reagents > Enzymes, Enzyme Inhibitors, Enzyme Substrates |
| Ukuran kemasan | 1g, 10g |
| Bentuk fisik | serbuk padat |
| Penyimpanan | peka cahaya; simpan tertutup rapat, kering, dan terlindung dari cahaya |
Garam tetrazolium umumnya peka terhadap cahaya dan dapat tereduksi perlahan sehingga memberikan latar warna yang tidak diinginkan. Simpan Tetrazolium Violet dalam wadah asli yang tertutup rapat, di tempat sejuk, kering, dan gelap. Sebaiknya larutan kerja dibuat segar dan disimpan dalam botol berwarna gelap atau dibungkus aluminium foil selama pemakaian. Hindari kontak dengan reduktor kuat. Gunakan sarung tangan, kacamata pelindung, dan jas laboratorium, serta hindari menghirup debu. Baca SDS sebelum digunakan.
- Noll dkk. (2010). Tetrazolium violet staining of naturally and artificially moulded sorghum (Sorghum bicolor (L.) Moench) caryopses. Seed Science and Technology doi:10.15258/sst.2010.38.3.21
- Kamburova (1993). Spectrophotometric determination of chromium with Iodonitrotetrazolium chloride and Tetrazolium Violet. Talanta doi:10.1016/0039-9140(93)80283-w
- Kamburova (1994). The Determination of Manganese by Means of Tetrazolium Violet. Analytical Letters doi:10.1080/00032719408002647
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
