Blue Tetrazolium, dengan nomor CAS 1871-22-3, adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai aplikasi biokimia dan deteksi. Bahan ini sering ditemukan dalam reagen laboratorium untuk reaksi yang melibatkan senyawa reduktor dan oksidator. Dalam konteks deteksi luminescent, Blue Tetrazolium berfungsi sebagai komponen kunci dalam sistem yang menghasilkan reaksi cahaya, yang sangat berguna dalam analisis biologis dan kimia.
Blue Tetrazolium memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, namun sangat sensitif terhadap kondisi lingkungan seperti pH dan suhu. Karena sifat ini, bahan ini dipilih untuk aplikasi yang membutuhkan presisi tinggi dalam reaksi kimia. Ketersediaannya dalam bentuk padat juga memudahkan penyimpanan dan penggunaan dalam berbagai skala eksperimen.
Di laboratorium Indonesia, Blue Tetrazolium digunakan dalam penelitian terkait biokimia, deteksi molekuler, dan analisis biologis. Bahan ini sangat relevan untuk institusi penelitian dan pendidikan yang fokus pada bidang kehidupan dan lingkungan. Karena kegunaannya yang luas dan keandalannya, Blue Tetrazolium menjadi pilihan utama dalam banyak eksperimen di lingkungan laboratorium lokal.
- Deteksi molekuler dalam analisis biokimia karena kemampuannya untuk bereaksi dengan senyawa reduktor.
- Pengujian aktivitas enzim dalam reaksi oksidasi-reduksi yang membutuhkan indikator visual.
- Analisis senyawa organik dalam sampel biologis melalui reaksi luminescent yang spesifik.
- Penelitian tentang mekanisme reaksi kimia dalam lingkungan hidup yang memerlukan sensitivitas tinggi.
- Pengembangan metode deteksi untuk aplikasi medis dan lingkungan yang membutuhkan akurasi dan keandalan.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 1871-22-3 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Biochemicals and Reagents |
| Ukuran kemasan | 1g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan. |
Blue Tetrazolium harus disimpan dalam wadah tertutup yang kedap udara, jauh dari cahaya matahari langsung dan kelembapan tinggi. Penyimpanan dalam suhu kamar yang stabil sangat disarankan. Dalam penggunaan, pastikan untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung. Bahan ini tidak beracun dalam dosis kecil, tetapi tetap perlu dihandle dengan hati-hati untuk mencegah kontaminasi atau kebocoran.
- Kostova (2014). Extraction of Chromium(VI) with Blue Tetrazolium Chloride and Tetranitrotetrazolium Blue Chloride. Журнал аналитической химии doi:10.7868/s0044450214110097
- Kostova (2014). Extraction of chromium(VI) with blue tetrazolium chloride and tetranitrotetrazolium blue chloride. Journal of Analytical Chemistry doi:10.1134/s1061934814110070
- Vidka Vassileva Divarova dkk. (2023). A Sensitive Spectrophotometric Determination of Silver (I) with Blue Tetrazolium Chloride. Journal of the chemical society of pakistan doi:10.52568/001394/jcsp/45.06.2023
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
