2,4,6-Triiodophenol adalah senyawa kimia yang sering digunakan dalam berbagai eksperimen kimia di laboratorium. Sebagai salah satu senyawa pembangun (building block), senyawa ini memiliki struktur aromatik dengan tiga atom iodin yang ditempatkan pada posisi 2, 4, dan 6. Senyawa ini memiliki sifat kimia yang stabil namun juga sangat reaktif, sehingga bisa digunakan untuk sintesis senyawa kompleks atau modifikasi struktur molekul. Dalam laboratorium, senyawa ini sering diaplikasikan dalam reaksi substitusi, reaksi redoks, dan juga dalam pengujian kualitatif atau kuantitatif.
Karena memiliki struktur aromatik dan atom iodin yang terikat pada ring benzena, 2,4,6-Triiodophenol memiliki sifat polar dan keelektronegatifan yang tinggi. Sifat ini membuatnya mudah bereaksi dengan berbagai reaktan seperti basa, asam, atau pelarut organik. Selain itu, senyawa ini juga memiliki titik leleh dan titik didih yang relatif tinggi, sehingga memudahkan dalam proses pemanasan atau pendinginan dalam eksperimen kimia.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan secara luas dalam penelitian kimia organik, analisis kimia, dan pengembangan produk kimia baru. Karena ketersediaannya yang relatif mudah dan harga yang terjangkau, senyawa ini menjadi pilihan utama untuk berbagai eksperimen yang memerlukan senyawa dengan struktur aromatik dan reaktivitas tinggi.
Brosur TCI (PDF)
- Iodinated Phenol/Benzoic Acid/Benzaldehyde Building Blocks 2024-11-15 · hal. 1
- Sintesis senyawa organik kompleks yang memerlukan substitusi iodin pada struktur aromatik
- Pengujian reaktivitas senyawa aromatik dalam reaksi substitusi elektrofilik
- Analisis kualitatif untuk mendeteksi keberadaan iodin dalam senyawa organik
- Penggunaan dalam reaksi redoks untuk menghasilkan senyawa dengan sifat oksidatif
- Pengembangan bahan kimia untuk aplikasi industri seperti bahan pengawet atau bahan aktif farmasi
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 609-23-4 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
2,4,6-Triiodophenol harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari paparan sinar matahari langsung dan sumber panas. Wadah yang digunakan sebaiknya terbuat dari bahan tahan korosi seperti plastik atau logam, dan harus memiliki label yang jelas untuk menghindari kesalahan penggunaan. Dalam penanganan, perlu dihindari kontak langsung dengan kulit dan mata, serta penggunaan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata pelindung.
- Yamauchi dkk. (2011). Characterization of plasma triiodophenol binding proteins in vertebrates and tissue distribution of triiodophenol in Rana catesbeiana tadpoles. Comparative Biochemistry and Physiology Part C: Toxicology & Pharmacology doi:10.1016/j.cbpc.2010.12.003
- Miao dkk. (2026). 2,4,6-triiodophenol induces glomerular mesangial cell damage through inflammatory imbalance, oxidative stress overactivation, and aberrant apoptosis. Toxicology doi:10.1016/j.tox.2025.154361
- Xun dkk. (1991). Biodegradation of triiodophenol by cell-free extracts of a pentachlorophenol-degrading Flavobacterium sp. Biochemical and Biophysical Research Communications doi:10.1016/0006-291x(91)90482-m
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.

![540-38-5 4-Iodophenol [for Biochemical Research] - AMI Scientific](http://amiscientific.com/cdn/shop/files/TCI2510I0840.jpg?v=1769180954&width=533)


