Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 433-27-2

Trifluoroacetaldehyde Ethyl Hemiacetal (contains ca. 10% Ethanol), CAS 433-27-2, TCI T0791

Trifluoroacetaldehyde Ethyl Hemiacetal (contains ca. 10% Ethanol), CAS 433-27-2, TCI T0791

Identitas Kimia

No. CAS
433-27-2
PubChem
CID 9897·SID 87576633
Rumus molekul
C4H7F3O2
Berat molekul
144.09 g/mol
Kemurnian
>80.0%(GC)
Basis data rujukan
ECHA
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
1-ethoxy-2,2,2-trifluoroethanol
SMILES
CCOC(C(F)(F)F)O
InChIKey
KLXJPQNHFFMLIG-UHFFFAOYSA-N
Harga reguler Rp 3.763.200,00
Harga reguler Rp 2.631.300,00 Harga obral Rp 3.763.200,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

Trifluoroacetaldehyde Ethyl Hemiacetal (TCAEH) adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa organik kompleks. Bahan ini sering ditemukan dalam berbagai reaksi kimia, terutama dalam pembentukan senyawa yang mengandung fluor. Dalam laboratorium, TCAEH berperan sebagai bahan pembangun (building block) yang sangat penting untuk pengembangan senyawa baru, terutama dalam bidang farmakologi dan material. Karena sifat kimianya yang unik, senyawa ini juga digunakan dalam penelitian tentang reaktivitas dan struktur molekuler.

Senyawa ini memiliki struktur kimia yang kompleks dan sangat reaktif, sehingga memungkinkan reaksi kimia yang beragam dan spesifik. Kandungan etanol yang sekitar 10% dalam produk ini berfungsi sebagai pelarut dan bantuan dalam proses sintesis. Sifat ini membuatnya menjadi pilihan yang tepat dalam berbagai reaksi kimia yang membutuhkan lingkungan reaktif dan stabil. Selain itu, keberadaan etanol juga membantu dalam proses pemanasan dan pengendapan senyawa-senyawa tertentu.

Di laboratorium Indonesia, TCAEH digunakan dalam penelitian ilmiah yang berkaitan dengan sintesis senyawa organofluorin. Bahan ini sangat relevan untuk institusi penelitian yang fokus pada bidang farmasi, kimia organik, dan material. Karena karakteristik reaktivitasnya, TCAEH menjadi alat penting dalam upaya mengembangkan senyawa baru yang memiliki aplikasi medis atau industri.

  • Sintesis senyawa organofluorin untuk pengembangan obat baru
  • Reaksi kimia dalam pembuatan senyawa kompleks dengan struktur fluor
  • Penelitian tentang reaktivitas dan stabilitas senyawa kimia
  • Pengujian katalis dalam reaksi kimia organik
  • Pembuatan senyawa intermediet untuk produksi bahan kimia industri

Merek TCI
Nomor CAS 433-27-2
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Fluorinated Building Blocks
Ukuran kemasan 10g
Bentuk fisik Cairan
Penyimpanan Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari paparan cahaya langsung

Trifluoroacetaldehyde Ethyl Hemiacetal harus disimpan dalam wadah tertutup yang kedap udara dan jauh dari sumber cahaya langsung untuk mencegah degradasi. Bahan ini sangat reaktif, sehingga harus ditangani dengan hati-hati menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Simpan di tempat yang sejuk dan kering, serta jauh dari bahan kimia yang bersifat oksidatif atau reduktif.

  • Kubota dkk. (1992). Facile synthesis of α-trifluoromethylated alcohols from trifluoroacetaldehyde ethyl hemiacetal. Tetrahedron Letters doi:10.1016/s0040-4039(00)91620-4
  • LOH dkk. (1996). ChemInform Abstract: A Versatile and Practical Synthesis of α‐Trifluoromethylated Alcohols from Trifluoroacetaldehyde Ethyl Hemiacetal in Water.. ChemInform doi:10.1002/chin.199648087
  • Zhang dkk. (2012). ChemInform Abstract: TiCl4‐Catalyzed Friedel—Crafts Reaction of Trifluoroacetaldehyde Ethyl Hemiacetal (TFAE).. ChemInform doi:10.1002/chin.201210062

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.