Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 455-19-6

4-(Trifluoromethyl)benzaldehyde, CAS 455-19-6, TCI T1091

4-(Trifluoromethyl)benzaldehyde, CAS 455-19-6, TCI T1091

Identitas Kimia

No. CAS
455-19-6
PubChem
CID 67996·SID 87576887
Rumus molekul
C8H5F3O
Berat molekul
174.12 g/mol
Kemurnian
>95.0%(GC)
Basis data rujukan
ChEBI·ECHA
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
4-(trifluoromethyl)benzaldehyde
SMILES
C1=CC(=CC=C1C=O)C(F)(F)F
InChIKey
BEOBZEOPTQQELP-UHFFFAOYSA-N
Harga reguler Rp 903.000,00
Harga reguler Rp 631.050,00 Harga obral Rp 903.000,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Lihat contoh CoA (contoh format — nilai aktual sesuai lot pengiriman)

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

TCI T1091 adalah 4-(Trifluoromethyl)benzaldehyde (CAS 455-19-6), aldehida aromatik yang membawa gugus trifluorometil di posisi para terhadap gugus formil. Senyawa ini termasuk blok pembangun terfluorinasi, kategori yang sangat penting dalam kimia medisinal dan agrokimia. Di laboratorium, ia dipakai untuk memasukkan unit aril bergugus CF3 ke dalam molekul target melalui reaksi khas aldehida, seperti kondensasi, aminasi reduktif, dan olefinasi.

Gugus trifluorometil bersifat penarik elektron yang kuat, sehingga membuat karbon karbonil aldehida lebih elektrofilik dan umumnya lebih reaktif terhadap nukleofil. Selain itu, gugus CF3 sering dimasukkan ke dalam kandidat obat karena dapat memengaruhi lipofilisitas dan stabilitas metabolik molekul. Kombinasi reaktivitas aldehida dan sifat khas gugus fluorinasi menjadikan senyawa ini pilihan populer. Tersedia dalam kemasan 5 g, 25 g, dan 250 g sehingga dapat disesuaikan untuk penjajakan, sintesis rutin, maupun produksi senyawa dalam jumlah lebih besar.

Di laboratorium Indonesia, 4-(Trifluoromethyl)benzaldehyde cocok untuk kelompok riset sintesis organik, kimia medisinal, dan pengembangan agrokimia. Peneliti dapat memakainya untuk membuat seri turunan yang membandingkan pengaruh gugus CF3 terhadap aktivitas. Karena senyawa terfluorinasi memerlukan penanganan cermat, laboratorium sebaiknya memastikan lemari asam berfungsi baik dan limbah berhalogen dikelola terpisah sesuai prosedur setempat.

Brosur TCI (PDF)

  • Aminasi reduktif: aldehida yang aktif secara elektrofilik bereaksi baik dengan amina membentuk imina, lalu direduksi menjadi amina bergugus 4-trifluorometilbenzil yang umum dalam kimia medisinal.
  • Kondensasi aldol dan Knoevenagel: sifat penarik elektron gugus CF3 meningkatkan reaktivitas karbonil sehingga senyawa ini cocok untuk membentuk kalkon dan alkena terkonjugasi dengan hasil yang baik.
  • Olefinasi Wittig dan Horner-Wadsworth-Emmons: aldehida ini membentuk stilbena dan alkena bergugus CF3, sehingga berguna untuk merancang molekul aromatik terfluorinasi untuk studi sifat optik dan biologis.
  • Sintesis heterosiklik: aldehida dapat dikondensasikan dengan diamina atau aminotiol untuk membentuk benzimidazol, benzotiazol, dan cincin lain yang membawa gugus aril terfluorinasi.
  • Substrat pengujian katalisis: gugus penarik elektron kuat membuat senyawa ini berguna sebagai substrat pembanding saat menilai pengaruh efek elektronik pada laju dan selektivitas reaksi terkatalisis.

Merek TCI (kode produk T1091)
Nomor CAS 455-19-6
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Fluorinated Building Blocks
Ukuran kemasan 5 g, 25 g, dan 250 g
Bentuk fisik dikemas per berat (g); rincian bentuk dan mutu mengikuti label serta lembar data dari produsen
Penyimpanan wadah tertutup rapat, tempat sejuk dan gelap, bila memungkinkan di bawah gas inert

Simpan 4-(Trifluoromethyl)benzaldehyde dalam wadah asli yang tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan terlindung dari cahaya. Seperti aldehida aromatik lain, senyawa ini dapat teroksidasi perlahan oleh udara menjadi asam karboksilat, jadi tutup wadah segera setelah dipakai dan, jika memungkinkan, simpan di bawah gas inert. Jauhkan dari oksidator kuat, basa kuat, dan sumber api. Gunakan di lemari asam dengan sarung tangan, kacamata pelindung, dan jas laboratorium, dan hindari kontak dengan kulit serta mata. Kumpulkan limbah sebagai limbah organik berhalogen dan ikuti SDS dari produsen.

  • Liu dkk. (2024). Theoretical Study on the Mechanism of Ru(II)-Catalyzed Intermolecular [3 + 2] Annulation between o-Toluic Acid and 3,5-Bis(trifluoromethyl)benzaldehyde: Octahedral vs Trigonal Bipyramidal. The Journal of Organic Chemistry doi:10.1021/acs.joc.4c01461
  • Wu dkk. (2025). Chiral Optical Sensing of Amino Acids with 2-Trifluoromethyl Benzaldehyde for Ophiopogon japonicus Authentication. Journal of Natural Products doi:10.1021/acs.jnatprod.4c01389
  • Pasha dkk. (2026). Synthesis of 2,4-bis(trifluoromethyl)benzaldehyde Hybrid Thiosemicarbazones as Prolyl Oligopeptidase Inhibitors for Neurodegenerative Disorders and their In silico Analysis. Current Medicinal Chemistry doi:10.2174/0109298673325023240909101327

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.