4-(1,2,2-Triphenylvinyl)benzaldehyde adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi organik untuk sintesis senyawa kompleks. Bahan ini memiliki struktur molekuler yang unik, terdiri dari gugus aldehida yang terikat pada cincin benzena yang diperkuat oleh substituen fenil. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan dasar atau building block untuk menghasilkan senyawa dengan sifat tertentu, seperti senyawa aromatik atau senyawa dengan aktivitas biologis.
Karena struktur kimianya yang stabil dan reaktivitas yang dapat dikontrol, 4-(1,2,2-Triphenylvinyl)benzaldehyde menjadi pilihan utama dalam reaksi substitusi, kondensasi, atau reaksi katalitik. Senyawa ini memiliki sifat non-polar yang memudahkan penyerapan dalam pelarut organik, sehingga mempercepat proses reaksi kimia. Sifat ini juga membuatnya cocok untuk digunakan dalam sintesis senyawa dengan aplikasi farmakologis atau material.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan dalam penelitian ilmu kimia, farmasi, dan material. Banyak institusi penelitian dan universitas menggunakan bahan ini untuk mengembangkan senyawa baru yang memiliki potensi aplikasi dalam bidang kesehatan, industri, atau lingkungan. Dengan keberagaman aplikasinya, senyawa ini menjadi bagian penting dalam kegiatan penelitian di Indonesia.
- Sintesis senyawa aromatik kompleks untuk pengembangan obat
- Reaksi kondensasi dalam pembuatan senyawa heterosiklik
- Pengujian aktivitas biologis senyawa baru dalam farmakologi
- Penelitian material organik untuk aplikasi elektronik
- Reaksi substitusi untuk modifikasi struktur molekul
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 1289218-74-1 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari cahaya |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat yang sejuk dan gelap untuk mencegah degradasi. Harus dihindari kontak langsung dengan udara dan sinar matahari langsung. Penggunaan wadah kaca atau plastik yang tahan terhadap reaksi kimia dianjurkan. Dalam penanganan, harus menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk mencegah paparan langsung.
—
