p-Anisil adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi kimia untuk sintesis senyawa kompleks. Sebagai salah satu komponen utama dalam senyawa aromatik, p-Anisil memiliki struktur yang terdiri dari gugus anilin yang terikat pada cincin benzena. Senyawa ini sering digunakan dalam laboratorium untuk membangun struktur molekuler yang lebih besar, terutama dalam sintesis senyawa heterosiklik dan non-heterosiklik. Dalam konteks laboratorium, p-Anisil berperan sebagai bahan dasar yang sangat penting untuk berbagai eksperimen kimia.
p-Anisil memiliki sifat kimia yang stabil dan mudah bereaksi dengan berbagai reagen, sehingga memudahkan proses sintesis. Bahan ini juga memiliki daya larut yang baik dalam pelarut organik seperti etil asetat dan etanol, yang mempercepat proses reaksi kimia. Karena sifatnya yang tidak beracun dan mudah diolah, p-Anisil menjadi pilihan yang populer di berbagai laboratorium.
Di laboratorium Indonesia, p-Anisil digunakan secara luas dalam penelitian kimia, terutama dalam bidang sintesis senyawa organik dan pengembangan produk farmasi. Bahan ini juga sering ditemukan dalam eksperimen pendidikan untuk melatih kemampuan mahasiswa dalam manipulasi senyawa kimia.
Brosur TCI (PDF)
- Polymerization Initiators 2025-09-17 · hal. 3
- Biomaterials Research Reagents 2025-02-19 · hal. 25
- Sintesis senyawa aromatik kompleks untuk pengembangan obat
- Reaksi substitusi pada cincin benzena untuk membangun struktur molekuler
- Eksperimen pendidikan untuk mempelajari reaksi kimia organik
- Produksi senyawa intermediat dalam industri farmasi
- Penelitian tentang sifat kimia senyawa aromatik
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 1226-42-2 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk kristal |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari paparan cahaya langsung |
p-Anisil harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari sumber cahaya langsung untuk mencegah degradasi. Bahan ini sebaiknya disimpan dalam ruangan dengan suhu kamar dan kelembapan rendah. Selama penanganan, pastikan menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung.
- Setiadji dkk. (2015). Studi Komputasi Senyawa Berbasis Anisil Indol dengan Senyawa Akseptor Asam Sianoakrilik sebagai Sensitizer Solar Sel Organik. al-Kimiya doi:10.15575/ak.v2i1.351
- Abdel-Hakim dkk. (2026). P-anisil as a novel ultra-selective fluorogenic reagent for the determination of the genotoxic impurity methylglyoxal in insulin formulations. Microchemical Journal doi:10.1016/j.microc.2025.116279
- Nguyen dkk. (2024). p‐Anisil as a Versatile Catalyst for the E‐to‐Z Photoisomerization of Activated Alkenes ‐ Application in Late‐Stage Modification of Small Molecule Drugs, Di‐ and Tripeptides. European Journal of Organic Chemistry doi:10.1002/ejoc.202401338
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.








