Aminocyclobutane adalah senyawa kimia yang termasuk dalam kategori senyawa pembangun dasar (building blocks) dalam kimia organik. Senyawa ini memiliki struktur siklik dengan empat atom karbon dan satu gugus amina, sehingga memiliki potensi untuk berpartisipasi dalam berbagai reaksi kimia seperti reaksi substitusi, adisi, dan reaksi siklis. Dalam laboratorium, aminocyclobutane sering digunakan sebagai bahan baku untuk sintesis senyawa kompleks, termasuk obat-obatan, bahan kimia industri, dan senyawa organik lainnya.
Aminocyclobutane memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, namun sangat reaktif terhadap berbagai kondisi lingkungan seperti suhu tinggi, paparan oksidator, atau reaktif lainnya. Karakteristik ini menjadikannya bahan yang sangat diminati dalam penelitian kimia karena fleksibilitasnya dalam berbagai reaksi kimia. Selain itu, senyawa ini memiliki daya reaktivitas tinggi yang memungkinkan pembentukan senyawa baru dengan struktur yang kompleks.
Di laboratorium Indonesia, aminocyclobutane digunakan dalam berbagai penelitian ilmiah, terutama dalam bidang kimia organik dan farmasi. Bahan ini menjadi bagian penting dalam pengembangan senyawa baru yang memiliki aplikasi medis, industri, atau lingkungan. Karena sifat reaktif dan potensinya dalam sintesis senyawa kompleks, aminocyclobutane sering dipilih oleh peneliti yang membutuhkan bahan baku berkualitas tinggi untuk eksperimen mereka.
- Sintesis senyawa organik kompleks yang memerlukan struktur siklik
- Pengembangan obat-obatan dengan struktur amina siklik
- Penelitian kimia farmasi untuk senyawa dengan aktivitas biologis
- Eksperimen reaksi kimia yang memerlukan bahan baku reaktif
- Produksi bahan kimia industri yang membutuhkan reaktivitas tinggi
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 2516-34-9 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1mL, 5mL |
| Bentuk fisik | Cairan |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Aminocyclobutane harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari sumber panas, oksidator, dan bahan kimia reaktif. Karena sifat reaktifnya, bahan ini harus ditangani dengan hati-hati menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Penyimpanan yang tepat akan memastikan kestabilan senyawa dan mengurangi risiko reaksi yang tidak diinginkan. Selain itu, penggunaan wadah kaca atau plastik yang tahan terhadap reaktif akan meminimalkan kerusakan pada bahan.
- Kim dkk. (2004). An Efficient Procedure for Preparation ofC‐ andN‐Protected 1‐Aminocyclobutane Carboxylic Acid. Synthetic Communications doi:10.1081/scc-120027708
- Mykhailiuk dkk. (2009). Trifluoromethyl-Substituted Analogues of 1-Aminocyclobutane-1-carboxylic Acid. Synlett doi:10.1055/s-0029-1217355
- Hübner (1998). Positron Emission Tomography (PET) with 1-Aminocyclobutane-1-[11C]carboxylic Acid (1-[11C]-ACBC) for Detecting Recurrent Brain Tumors. Clinical Positron Imaging doi:10.1016/s1095-0397(98)00010-7
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.




