Angelica Acid, dengan nomor CAS 565-63-9, adalah senyawa organik yang digunakan dalam berbagai eksperimen kimia dan biokimia. Bahan ini termasuk dalam kategori terpenoid, yang memiliki struktur molekuler kompleks dan berperan dalam berbagai reaksi kimia. Dalam laboratorium, Angelica Acid sering digunakan sebagai bahan baku untuk sintesis senyawa lain, terutama dalam bidang farmakologi dan biokimia. Karena sifat kimianya yang stabil dan reaktivitas yang terkendali, bahan ini menjadi pilihan utama dalam penelitian yang memerlukan senyawa dengan struktur tertentu.
Angelica Acid memiliki sifat kimia yang memungkinkan reaksi dengan berbagai reaktan, seperti basa dan asam. Senyawa ini memiliki kelarutan yang baik dalam pelarut organik, sehingga memudahkan proses pemisahan dan pemanfaatan dalam berbagai metode analisis. Karena kestabilannya dalam kondisi tertentu, bahan ini juga cocok untuk penyimpanan jangka panjang jika disimpan dengan benar. Kombinasi dari sifat kimia dan fisika membuat Angelica Acid menjadi bahan yang sangat berharga dalam penelitian ilmiah.
Dalam konteks laboratorium Indonesia, Angelica Acid digunakan untuk keperluan penelitian ilmiah di berbagai institusi, seperti universitas dan lembaga riset. Bahan ini sering ditemukan dalam laboratorium yang fokus pada bidang biokimia, farmasi, dan kimia organik. Karena keberagaman aplikasinya, Angelica Acid menjadi salah satu bahan yang dibutuhkan dalam penelitian yang berkembang di Indonesia.
Brosur TCI (PDF)
- Terpenes 2025-09-22 · hal. 3
- Dalam sintesis senyawa farmakologis, Angelica Acid digunakan sebagai bahan baku untuk memperoleh senyawa dengan aktivitas biologis tertentu.
- Untuk analisis kualitatif dan kuantitatif senyawa terpenoid, Angelica Acid menjadi standar dalam proses identifikasi dan pemisahan.
- Dalam penelitian tentang efek biologis senyawa alami, Angelica Acid digunakan untuk menguji aktivitas antioksidan dan anti-inflamasi.
- Sebagai reagen dalam reaksi kimia organik, Angelica Acid membantu dalam proses substitusi dan reaksi reduksi.
- Dalam pengembangan produk kosmetik, Angelica Acid digunakan sebagai bahan aktif yang memiliki sifat antiseptik dan antioksidan.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 565-63-9 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Life Science > Biochemicals and Reagents > Terpenes |
| Ukuran kemasan | 1g, 5g |
| Bentuk fisik | Padat (serbuk) |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan |
Angelica Acid harus disimpan dalam wadah tertutup rapat untuk mencegah kontaminasi dan kelembapan. Penyimpanan dalam lingkungan kering dan sejuk sangat dianjurkan untuk menjaga kualitas bahan. Wadah yang digunakan sebaiknya terbuat dari bahan yang tahan terhadap reaksi kimia, seperti plastik atau gelas. Dalam penggunaan, pastikan untuk mengenakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Bahan ini tidak beracun, tetapi tetap perlu dihindari kontak langsung dengan kulit atau mata.
- Ku (2018). Photodamage attenuation effect by angelic acid in UVA irradiation-induced damages in normal human dermal fibroblast. Biomedical Dermatology doi:10.1186/s41702-017-0013-4
- Zhang dkk. (2026). Angelic Acid Prevents RANKL-Induced Osteoclastogenesis Through Pathway-Biased Inhibition of MAPK–NFATc1 Signaling. Current Issues in Molecular Biology doi:10.3390/cimb48040412
- Weber dkk. (2015). ChemInform Abstract: Asymmetric Dihydroxylation of Esters and Amides of Methacrylic, Tiglic, and Angelic Acid: No Exception to the Sharpless Mnemonic!. ChemInform doi:10.1002/chin.201535036
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.





