5-Acetylsalicylamide adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi kimia untuk sintesis senyawa kompleks. Bahan ini sering dijumpai dalam laboratorium kimia sebagai bahan baku untuk pembuatan obat, bahan farmasi, dan senyawa organik lainnya. Sebagai building block, senyawa ini memainkan peran penting dalam proses sintesis yang memerlukan struktur dasar yang sederhana namun fleksibel.
Bahan ini memiliki sifat kimia yang stabil dan mudah bereaksi dalam kondisi tertentu. Karena struktur molekulnya yang terdiri dari gugus asam salisilat dan gugus etil, senyawa ini dapat berfungsi sebagai prekursor dalam reaksi substitusi, esterifikasi, atau reaksi lainnya. Keunikan struktur ini membuatnya menjadi pilihan utama dalam banyak eksperimen kimia.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini sering digunakan dalam penelitian farmakologi, sintesis senyawa obat, dan studi tentang reaktivitas senyawa organik. Karena ketersediaannya yang cukup dan sifat kimianya yang baik, senyawa ini menjadi bahan yang populer di berbagai institusi penelitian dan pendidikan.
- Sintesis senyawa obat dan farmakologi karena struktur kimianya yang fleksibel dan reaktif.
- Reaksi esterifikasi untuk pembuatan senyawa dengan rantai karbon yang lebih panjang.
- Pengujian reaktivitas senyawa organik dalam eksperimen kimia dasar dan lanjutan.
- Pembuatan bahan baku untuk senyawa antipiretik dan antiinflamasi.
- Penelitian tentang mekanisme reaksi kimia dalam lingkungan laboratorium yang terkontrol.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 40187-51-7 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g |
| Bentuk fisik | Padat (serbuk) |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering. |
5-Acetylsalicylamide harus disimpan dalam wadah yang tertutup rapat untuk mencegah kontaminasi udara dan kelembapan. Simpan di tempat sejuk dan kering, jauh dari sumber panas atau sinar matahari langsung. Dalam laboratorium, bahan ini harus ditangani dengan sarung tangan dan alat pelindung lainnya untuk meminimalkan risiko kontak langsung. Pastikan area penyimpanan terpisah dari bahan kimia yang bersifat reaktif atau korosif.
- Hussain dkk. (2000). Competitive inhibitory effect of external nucleophile concentration on intramolecular O- to N-acylation in O-acetylsalicylamide. AAPS PharmSciTech doi:10.1208/pt0103_tn1
- Zhou dkk. (2026). 5-Acetylsalicylamide for defect passivation & crystallization regulation in inverted perovskite solar cells. Chemical Communications doi:10.1039/d5cc06706e
- Chen dkk. (2010). Acylation of salicylamide to 5-acetylsalicylamide using ionic liquids as dual catalyst and solvent. Journal of Industrial and Engineering Chemistry doi:10.1016/j.jiec.2010.05.009
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.








