3-Acetylbenzoic Acid adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi sintesis organik. Bahan ini sering diaplikasikan sebagai bahan dasar dalam pembuatan senyawa kompleks yang memiliki struktur aromatik dan gugus karboksilat. Dalam laboratorium, senyawa ini berperan sebagai bahan pembangun yang sangat penting untuk memperoleh senyawa dengan sifat tertentu, seperti keasaman atau reaktivitas tertentu.
3-Acetylbenzoic Acid memiliki sifat kimia yang stabil, serta kemampuan untuk berpartisipasi dalam berbagai reaksi seperti hidrolisis, reduksi, dan substitusi. Karena struktur molekulnya yang jelas dan reaktivitas yang terkendali, senyawa ini menjadi pilihan utama dalam penelitian kimia organik. Ketersediaannya dalam bentuk padat dan kemurniannya yang tinggi menjadikannya sangat cocok untuk penggunaan dalam laboratorium.
Di Indonesia, senyawa ini sering digunakan dalam penelitian kimia murni dan industri farmasi. Banyak institusi penelitian dan universitas menggunakan 3-Acetylbenzoic Acid dalam proyek-proyek kimia organik, terutama dalam pengembangan senyawa obat dan bahan kimia industri. Ketersediaannya melalui distributor lokal seperti AMI Scientific memudahkan akses dan penggunaan oleh para peneliti dan mahasiswa.
- Sintesis senyawa aromatik dengan struktur kompleks untuk penelitian farmakologi
- Pengembangan obat baru melalui reaksi kimia organik yang memerlukan bahan dasar stabil
- Penelitian tentang reaktivitas senyawa karboksilat dalam lingkungan laboratorium
- Pembuatan senyawa intermediet dalam produksi bahan kimia industri
- Uji kualitas bahan kimia dalam proses analisis kimia murni
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 586-42-5 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1g, 5g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari paparan udara |
3-Acetylbenzoic Acid harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari sumber panas atau kelembapan. Bahan ini bersifat kimia stabil, tetapi tetap perlu dihindari kontak langsung dengan kulit atau mata. Wadah yang digunakan harus terbuat dari bahan tahan korosi seperti plastik atau kaca. Selalu gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata pelindung saat menangani bahan ini.
- MAO dkk. (1990). ChemInform Abstract: Reaction of Amino Acids with o‐Acetylbenzoic Acid.. ChemInform doi:10.1002/chin.199045165
- Mao dkk. (1990). Reaction of amino acids with o-acetylbenzoic acid. Journal of the Chemical Society, Chemical Communications doi:10.1039/c39900000679
- Liu dkk. (2026). Lanthanide Complexes With 4‐Acetylbenzoic Acid and 1,10‐Phenanthroline: Synthesis, Structural Characterization, Thermal Decomposition, and Fluorescence Properties. Applied Organometallic Chemistry doi:10.1002/aoc.70600
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.








