4-Acetylbenzenesulfonamide adalah senyawa kimia yang sering digunakan dalam berbagai reaksi kimia di laboratorium, terutama dalam sintesis senyawa organik. Bahan ini memiliki struktur dasar yang terdiri dari cincin benzena dengan gugus sulfonamida dan gugus asetil. Fungsi utama dari senyawa ini adalah sebagai bahan baku atau building block dalam pembuatan senyawa kompleks yang lebih besar. Dalam penelitian kimia, senyawa ini sering diaplikasikan untuk membangun struktur molekul yang memiliki aktivitas biologis tertentu.
Karakteristik utama dari 4-Acetylbenzenesulfonamide termasuk stabilitas kimia dan kemampuannya untuk bereaksi dengan berbagai reagen dalam kondisi tertentu. Senyawa ini memiliki sifat polar yang cukup baik, sehingga mudah larut dalam pelarut organik seperti etil asetat atau aseton. Keunggulan lainnya adalah keberagaman aplikasinya, baik dalam sintesis senyawa farmakologis maupun dalam reaksi organik lainnya.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini sering digunakan dalam penelitian kimia murni dan terapan. Banyak institusi penelitian dan universitas menggunakan bahan ini untuk memenuhi kebutuhan eksperimen yang berkaitan dengan sintesis senyawa baru atau modifikasi struktur molekul. Ketersediaan bahan ini juga mendukung pengembangan ilmu kimia di berbagai bidang, termasuk farmasi dan material.
- Sintesis senyawa farmakologis yang memerlukan struktur sulfonamida
- Reaksi substitusi pada cincin benzena untuk membangun senyawa kompleks
- Pengujian reaktivitas senyawa organik dalam kondisi berbeda
- Pembuatan senyawa intermediet untuk aplikasi biomedis
- Penelitian tentang aktivitas biologis senyawa kimia baru
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 1565-17-9 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan |
4-Acetylbenzenesulfonamide harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari sumber cahaya langsung untuk mencegah degradasi. Bahan ini bersifat kimia yang relatif stabil, tetapi tetap perlu dihindari kontak dengan bahan kimia berlebihan atau reaktif. Penanganannya sebaiknya dilakukan dalam lingkungan laboratorium yang terkontrol, dengan menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata pelindung. Wadah penyimpanan yang sesuai adalah botol kaca atau plastik yang tahan terhadap reaksi kimia.
- Siddique dkk. (2025). Synthesis, crystal structure and exploration of N,N'-(ethane-1,2-diyl)bis(4-acetylbenzenesulfonamide) (EDBABS) fabricated glassy carbon electrode as highly sensitive barium (Ba2+) sensor: An electrochemical approach. Journal of Molecular Structure doi:10.1016/j.molstruc.2024.140624
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.








