2-Amino-5-bromopyrazine adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa heterosiklik. Bahan ini memiliki struktur molekul kompleks yang memungkinkan reaksi kimia berbagai jenis, seperti substitusi, reduksi, dan reaksi elektrofilik. Dalam laboratorium, senyawa ini sering dipakai untuk membangun molekul kompleks yang memiliki aplikasi dalam bidang farmasi, material, dan kimia organik.
Karena memiliki grup amina dan bromo pada posisi tertentu, senyawa ini sangat reaktif dan mudah berpartisipasi dalam berbagai reaksi kimia. Sifat reaktivitasnya membuatnya menjadi pilihan utama dalam sintesis senyawa heterosiklik, terutama yang membutuhkan substitusi pada posisi tertentu. Karena kestabilan struktur dan kemampuannya untuk berpartisipasi dalam berbagai reaksi, senyawa ini sangat diminati oleh para peneliti dan ilmuwan.
Dalam konteks laboratorium di Indonesia, senyawa ini digunakan secara luas dalam penelitian kimia organik, terutama di universitas dan lembaga penelitian. Karena kebutuhan akan senyawa sintetik yang memiliki struktur kompleks, senyawa ini menjadi bagian penting dalam pengembangan obat dan material baru.
Produk TCI terkait
- Sintesis senyawa heterosiklik untuk pengembangan obat baru
- Reaksi substitusi bromo pada struktur pyrazine untuk modifikasi senyawa
- Pembuatan senyawa intermediet dalam proses sintesis kompleks
- Penelitian tentang aktivitas biologis senyawa kimia organik
- Pengujian reaktivitas senyawa dalam berbagai kondisi kimia
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 59489-71-3 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1g, 5g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup dan jauh dari paparan cahaya langsung serta kelembapan. Penyimpanan dalam lingkungan kering dan dingin akan meminimalkan risiko degradasi. Saat menangani bahan ini, pengguna harus menggunakan sarung tangan dan masker untuk melindungi diri dari paparan langsung. Selain itu, bahan ini harus dihindari dari kontak dengan bahan kimia lain yang bersifat reaktif atau korosif.
—

