2,6-Dibromopyrazine adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan baku dalam sintesis senyawa heterosiklik. Bahan ini memiliki struktur dasar pyrazine dengan dua atom brom yang ditempatkan pada posisi ke-2 dan ke-6. Senyawa ini sering digunakan dalam laboratorium kimia untuk membangun molekul kompleks yang memiliki aktivitas biologis atau sifat kimia tertentu. Dalam penelitian, senyawa ini berperan sebagai prekursor dalam sintesis senyawa dengan fungsi farmakologis atau material inorganik.
Karena sifat kimianya yang stabil dan kemampuan reaktivitas yang baik, 2,6-Dibromopyrazine menjadi pilihan utama dalam reaksi substitusi dan reaksi coupling. Senyawa ini memiliki titik leleh tinggi dan daya tahan terhadap kondisi kimia tertentu, sehingga memudahkan proses pemrosesan dan penggunaannya dalam berbagai reaksi kimia. Ketersediaannya dalam bentuk padat juga memudahkan penanganan dan penyimpanan di laboratorium.
Dalam konteks laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan secara luas dalam penelitian bidang kimia organik, farmasi, dan material. Banyak institusi penelitian dan universitas menggunakan senyawa ini untuk mengembangkan senyawa baru yang memiliki potensi aplikasi medis atau industri. Ketersediaan produk ini mendukung kebutuhan penelitian yang berkualitas di lingkungan laboratorium lokal.
Produk TCI terkait
- Sintesis senyawa heterosiklik untuk pengembangan obat baru
- Reaksi substitusi brom pada struktur pyrazine untuk modifikasi molekul
- Pembuatan senyawa dengan aktivitas antioksidan atau antikanker
- Penelitian material inorganik dengan sifat konduktivitas tertentu
- Pengembangan senyawa farmakologis untuk uji aktivitas biologis
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 23229-25-6 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1g, 5g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
2,6-Dibromopyrazine harus disimpan dalam wadah kaca atau plastik yang kedap udara, di tempat yang sejuk dan jauh dari paparan sinar matahari langsung. Bahan ini bersifat kimia yang stabil, tetapi perlu dihindari kontak langsung dengan air atau bahan kimia berlebihan. Dalam penanganan, pengguna harus memakai sarung tangan dan masker untuk mencegah paparan langsung. Penyimpanan yang tepat akan memperpanjang masa pakai dan memastikan keamanan dalam penggunaan di laboratorium.
- Sato dkk. (2012). ChemInform Abstract: Studies on Pyrazines. Part 40. Synthesis of 3,6‐Dibromopyrazine‐2,5‐dicarbonitrile.. ChemInform doi:10.1002/chin.201249179
- Sato dkk. (2012). Synthesis of 3,6‐Dibromopyrazine‐2,5‐dicarbonitrile [1]. Journal of Heterocyclic Chemistry doi:10.1002/jhet.797
- Yang dkk. (2022). Solubility Measurement and Correlation of 2-Amino-3-chloropyrazine and 2-Amino-3,5-dibromopyrazine in a Series of Mixed Solvent Systems at T = (278.15 to 323.15) K. Journal of Chemical & Engineering Data doi:10.1021/acs.jced.2c00072
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.


