2-Amino-3,5-dibromopyrazine adalah senyawa kimia yang termasuk dalam kategori heterosiklik, digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa kompleks. Senyawa ini memiliki struktur dasar pyrazine yang diperlengkapi dengan gugus amina dan dua gugus bromo, menjadikannya sangat reaktif dan fleksibel dalam berbagai reaksi kimia. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan pembangun untuk menghasilkan senyawa baru dengan struktur tertentu, baik dalam penelitian farmakologi, kimia organik, maupun sintesis bahan kimia industri.
Karena memiliki struktur heterosiklik yang stabil dan reaktivitas yang tinggi, 2-Amino-3,5-dibromopyrazine menjadi pilihan utama dalam reaksi substitusi, reaksi aromatik, dan reaksi penggabungan. Karakteristik ini memungkinkan senyawa ini untuk berpartisipasi dalam berbagai reaksi kimia seperti reaksi nucleofilik, elektrofilik, dan reaksi substitusi halogen. Keberagaman reaktivitasnya menjadikannya sangat berguna dalam penelitian ilmiah dan pengembangan senyawa baru.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan dalam berbagai penelitian ilmiah, terutama dalam bidang kimia organik dan farmakologi. Banyak institusi penelitian dan universitas menggunakan senyawa ini untuk eksperimen sintesis senyawa kompleks, pengembangan obat, serta studi tentang reaktivitas senyawa heterosiklik. Ketersediaannya di pasar lokal menjadikannya mudah diakses oleh para peneliti dan mahasiswa.
Produk TCI terkait
- Sintesis senyawa heterosiklik kompleks untuk pengembangan obat
- Reaksi substitusi halogen dalam kimia organik
- Penelitian tentang reaktivitas senyawa aromatik
- Pengembangan bahan kimia industri dengan struktur tertentu
- Eksperimen kimia untuk studi mekanisme reaksi
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 24241-18-7 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1g, 5g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari cahaya dan kelembapan |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari sumber cahaya dan kelembapan. Penyimpanan di tempat dingin dan kering sangat dianjurkan untuk mempertahankan stabilitas kimia. Saat mengambil atau menangani, pastikan menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Karena sifat reaktifnya, senyawa ini harus dihindari dari kontak langsung dengan air atau bahan kimia lain yang tidak kompatibel.
—


