4-Aminopyrimidine adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa heterosiklik. Bahan ini sering ditemukan dalam berbagai reaksi kimia, terutama dalam pembentukan senyawa dengan struktur kompleks yang membutuhkan penggunaan nitrogen sebagai bagian dari cincin. Dalam laboratorium, 4-Aminopyrimidine digunakan untuk membangun struktur molekul yang lebih besar, seperti obat-obatan, pestisida, atau bahan kimia industri. Karena sifat kimianya yang stabil dan reaktivitas yang terkendali, senyawa ini menjadi pilihan utama dalam berbagai reaksi substitusi dan reaksi siklik.
4-Aminopyrimidine memiliki struktur kimia yang sederhana namun sangat penting dalam sintesis senyawa heterosiklik. Senyawa ini memiliki kemampuan untuk berikatan dengan berbagai gugus fungsional lainnya, sehingga memungkinkan pembentukan senyawa dengan berbagai fungsi. Sifat kimianya yang stabil dan kemampuan untuk berpartisipasi dalam berbagai reaksi menjadikannya bahan yang sangat diminati dalam penelitian kimia.
Di laboratorium Indonesia, 4-Aminopyrimidine sering digunakan dalam penelitian kimia organik, terutama dalam bidang farmasi dan kimia industri. Bahan ini menjadi bagian penting dalam pengembangan senyawa baru yang memiliki aplikasi luas dalam bidang kesehatan dan teknologi.
- Sintesis senyawa heterosiklik untuk pengembangan obat-obatan
- Reaksi substitusi nitrogen dalam struktur molekul kompleks
- Pembuatan bahan kimia industri yang memerlukan struktur nitrogen
- Penelitian tentang reaktivitas senyawa dengan struktur cincin
- Pengembangan senyawa pestisida yang memiliki efisiensi tinggi
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 591-54-8 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1g |
| Bentuk fisik | Serbuk kristalin |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
4-Aminopyrimidine harus disimpan dalam wadah tertutup rapat untuk mencegah kontaminasi dan kelembapan. Simpan di tempat sejuk dan kering, jauh dari paparan sinar matahari langsung. Dalam penanganan, gunakan sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung dengan kulit atau mata. Pastikan area penyimpanan terhindar dari bahan kimia berbahaya lainnya.
- Mazik dkk. (1996). Basicity of 4-aminopyrimidine and 2,4-diaminopyrimidine derivatives. Monatshefte f�r Chemie Chemical Monthly doi:10.1007/bf00817250
- Lumme dkk. (1996). Di-μ-sulfato-O:O'-bis[(2-aminopyrimidine-N1)triaquacobalt(II)] Dihydrate (1), catena-Poly[bis(2-aminopyrimidine-N1)diaquanickel(II)-μ-sulfato-O:O' 2-Aminopyrimidine] (2), (2-Aminopyrimidine-N1)pentaaquanickel(II) Sulfate 2-Aminopyrimidine (3) and catena-Poly[bis(2-aminopyrimidine-N1)aquacopper(ii)-μ-sulfato-O:O' Dihydrate] (4). Acta Crystallographica Section C Crystal Structure Communications doi:10.1107/s0108270195001338
- (2010). Synthesis and Characterization of New Transition Metal Complexes of Schiff-base Derived from 2-Aminopyrimidine and 2,4-Dihydroxybenzaldehyde and Its Applications in Corrosion Inhibition. Journal of the Korean Chemical Society doi:10.5012/jkcs.2010.54.4.402
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.

