5-Aminopyrimidine adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa heterosiklik. Bahan ini memiliki struktur dasar pyrimidine yang diperlukan untuk pembentukan senyawa kompleks seperti obat, pestisida, dan bahan kimia industri. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan baku untuk reaksi kimia yang memerlukan penggunaan grup amina pada struktur heterosiklik.
5-Aminopyrimidine memiliki sifat kimia yang stabil dan reaktivitas yang dapat dikontrol, sehingga memudahkan proses sintesis. Bahan ini juga memiliki kelarutan yang baik dalam pelarut organik, seperti etil asetat dan aseton, yang memudahkan proses pemisahan dan pemanfaatan dalam berbagai reaksi kimia. Karena sifatnya yang tidak mudah terurai, senyawa ini cocok untuk digunakan dalam lingkungan laboratorium yang memerlukan presisi dan kestabilan.
Di laboratorium Indonesia, 5-Aminopyrimidine digunakan dalam penelitian kimia organik, terutama dalam pengembangan senyawa baru yang memiliki aplikasi medis atau industri. Bahan ini juga sering ditemukan dalam penelitian tentang senyawa heterosiklik yang memerlukan modifikasi struktur untuk meningkatkan aktivitas biologis atau sifat kimia tertentu.
- Sintesis senyawa heterosiklik untuk pengembangan obat baru
- Pembuatan pestisida dan bahan aktif kimia pertanian
- Penelitian kimia organik dalam bidang farmasi dan biokimia
- Pengembangan bahan kimia industri yang memerlukan struktur pyrimidine
- Reaksi kimia yang memerlukan grup amina pada struktur heterosiklik
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 591-55-9 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
5-Aminopyrimidine harus disimpan dalam wadah kaca atau plastik yang kedap udara, serta dijauhkan dari paparan sinar matahari langsung. Bahan ini bersifat kimia yang stabil, tetapi tetap perlu ditangani dengan hati-hati untuk mencegah kontaminasi atau reaksi tidak terduga. Dalam laboratorium, bahan ini sebaiknya disimpan di lemari penyimpanan kimia yang terkunci dan hanya dapat diakses oleh personel yang terlatih.
- Mazik dkk. (1996). Basicity of 4-aminopyrimidine and 2,4-diaminopyrimidine derivatives. Monatshefte f�r Chemie Chemical Monthly doi:10.1007/bf00817250
- Lumme dkk. (1996). Di-μ-sulfato-O:O'-bis[(2-aminopyrimidine-N1)triaquacobalt(II)] Dihydrate (1), catena-Poly[bis(2-aminopyrimidine-N1)diaquanickel(II)-μ-sulfato-O:O' 2-Aminopyrimidine] (2), (2-Aminopyrimidine-N1)pentaaquanickel(II) Sulfate 2-Aminopyrimidine (3) and catena-Poly[bis(2-aminopyrimidine-N1)aquacopper(ii)-μ-sulfato-O:O' Dihydrate] (4). Acta Crystallographica Section C Crystal Structure Communications doi:10.1107/s0108270195001338
- Rezaii dkk. (2020). A facile synthesis of nitrogen-doped bamboo-shaped carbon nanotubes by catalytic decomposition of 2-aminopyrimidine over Fe@MgO catalyst through chemical vapor deposition method. Chemical Papers doi:10.1007/s11696-020-01333-9
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.

