N-(2-Bromoethyl)phthalimide adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa organik kompleks. Bahan ini sering ditemukan dalam berbagai reaksi kimia yang melibatkan substitusi dan reaksi elektrofilik. Sebagai sebuah building block, senyawa ini memiliki peran penting dalam pembuatan senyawa heterosiklik dan senyawa dengan struktur kompleks. Dalam laboratorium, bahan ini digunakan untuk menghasilkan senyawa-senyawa yang memiliki aplikasi dalam bidang farmasi, material, dan kimia organik.
N-(2-Bromoethyl)phthalimide memiliki struktur kimia yang stabil dan reaktivitas yang dapat dikontrol. Sifat ini membuatnya menjadi pilihan yang tepat dalam berbagai reaksi kimia, terutama dalam reaksi substitusi dan reaksi yang melibatkan radikal bebas. Karena kemurniannya tinggi dan konsistensi kualitas, senyawa ini sangat cocok untuk penggunaan dalam penelitian ilmiah yang membutuhkan presisi dan akurasi.
Dalam konteks laboratorium di Indonesia, senyawa ini sering digunakan oleh peneliti dan mahasiswa yang sedang melakukan penelitian di bidang kimia organik dan farmasi. Ketersediaannya yang luas dan kualitas yang terjamin membuatnya menjadi bahan yang sangat diminati di berbagai institusi pendidikan dan penelitian di Indonesia.
Produk TCI terkait
- Sintesis senyawa heterosiklik untuk pengembangan obat baru
- Reaksi substitusi bromoethyl dalam pembuatan senyawa kompleks
- Pengujian reaktivitas senyawa dalam reaksi elektrofilik
- Penelitian dalam bidang material organik dan polimer
- Pengembangan senyawa kimia untuk aplikasi industri farmasi
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 574-98-1 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g, 100g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan |
N-(2-Bromoethyl)phthalimide harus disimpan dalam wadah tertutup yang kedap udara, jauh dari sumber cahaya dan kelembapan. Bahan ini bersifat kimia yang stabil, tetapi tetap perlu dihindari kontak langsung dengan kulit dan mata. Dalam laboratorium, bahan ini harus ditempatkan di area yang terkendali dan hanya digunakan oleh personel yang terlatih. Penanganan harus dilakukan dengan menggunakan alat pelindung diri yang sesuai seperti sarung tangan dan kacamata pelindung.
- Calmes dkk. (2003). Influence of the Base Stoichiometry on Cyclocondensation of N‐(2‐Bromoethyl)phthalimide with Lithium Ester Enolates.. ChemInform doi:10.1002/chin.200302039
- Karthick dkk. (2011). Rotational isomers, vibrational assignments, HOMO–LUMO, NLO properties and molecular electrostatic potential surface of N-(2 bromoethyl) phthalimide. Journal of Molecular Structure doi:10.1016/j.molstruc.2011.08.051
- Calmes dkk. (2002). FInfluence of the base stoichiometry on cyclocondensation of N‐(2‐bromoethyl)phthalimide with lithium ester enolates. Journal of Heterocyclic Chemistry doi:10.1002/jhet.5570390436
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.








