Butyl Phthalyl Butyl Glycolate (BPBG) adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan baku dalam berbagai reaksi kimia. Produk ini termasuk dalam kategori bahan pembangun kimia yang digunakan untuk sintesis senyawa kompleks. BPBG memiliki struktur molekul yang unik, memungkinkan reaksi kimia yang fleksibel dan beragam. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai prekursor untuk pembuatan senyawa yang memiliki aplikasi dalam bidang farmasi, kosmetik, dan industri kimia.
BPBG memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, namun sangat sensitif terhadap suhu dan kelembapan. Senyawa ini bersifat tidak berwarna dan berbentuk cair, dengan aroma yang tidak menyengat. Karena sifatnya yang tidak reaktif dalam kondisi tertentu, BPBG mudah disimpan dan digunakan dalam berbagai eksperimen. Ketersediaan dalam berbagai varian kemasan memudahkan penggunaan dalam skala laboratorium.
Di Indonesia, BPBG digunakan secara luas dalam laboratorium penelitian dan industri kimia. Bahan ini sering dipilih karena ketersediaannya yang relatif mudah dan keandalan dalam aplikasi kimia. Pemakaian BPBG dalam laboratorium Indonesia terutama terfokus pada penelitian senyawa organik dan pengembangan produk kimia baru.
Brosur TCI (PDF)
- Polymer Additives 2026-04-16 · hal. 2
- Pembuatan senyawa farmakologis untuk pengembangan obat baru
- Sintesis senyawa ester yang digunakan dalam industri kosmetik
- Reaksi kimia untuk pengembangan bahan baku polimer
- Penelitian tentang sifat kimia senyawa organik kompleks
- Uji ketersediaan bahan baku dalam skala laboratorium
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 85-70-1 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g, 500g |
| Bentuk fisik | Cair |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari paparan cahaya langsung |
BPBG harus disimpan dalam wadah tertutup yang kedap udara dan jauh dari sumber panas serta sinar matahari langsung. Bahan ini bersifat tidak beracun, namun tetap perlu dihindari kontak langsung dengan kulit dan mata. Dalam laboratorium, pastikan area penyimpanan memiliki ventilasi yang baik dan tidak terpapar bahan kimia lain yang bersifat reaktif. Gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata pelindung saat menangani BPBG.
—








