Sodium Glycolate adalah garam natrium dari asam glikolat, dipasok TCI dengan nomor katalog G0111, dan tersedia sebagai padatan yang jauh lebih mudah ditangani dibanding asam bebasnya yang higroskopis maupun larutan pekatnya yang korosif. Di laboratorium, senyawa ini berperan sebagai sumber anion glikolat yang siap pakai: gugus karboksilatnya sudah terdeprotonasi sehingga langsung dapat bertindak sebagai nukleofil, ligan pengkelat, atau komponen sistem dapar tanpa perlu penetralan terlebih dahulu. Perannya menonjol pada sintesis eter glikolat, penyiapan larutan uji, serta penelitian koordinasi logam yang memerlukan ligan hidroksi karboksilat sederhana.
Karakteristik yang membuatnya dipilih adalah kestabilan bentuk padat, kelarutan yang baik dalam air, dan sifat larutannya yang bersuasana basa ringan sehingga aman bagi banyak peralatan gelas maupun logam laboratorium. Anion glikolat memiliki gugus hidroksil di posisi alfa yang mampu ikut berkoordinasi bersama gugus karboksilat, membentuk cincin kelat lima anggota yang stabil dengan berbagai ion logam. Ketiadaan sifat korosif kuat membuat penanganannya lebih sederhana dan risiko kecelakaan kerja lebih rendah dibanding memakai asam glikolat pekat, terutama pada laboratorium yang banyak melibatkan mahasiswa.
Laboratorium di Indonesia menggunakan bahan ini pada riset kimia anorganik dan koordinasi, penyiapan larutan pembersih ringan, pengembangan formulasi berbasis glikolat, serta sintesis organik yang memerlukan nukleofil karboksilat. Kemasan 25 g cocok untuk percobaan eksploratif dan praktikum, sedangkan kemasan 500 g mendukung laboratorium dengan kebutuhan berulang atau proyek penelitian berjangka panjang yang menuntut keseragaman bahan.
- Sumber anion glikolat siap pakai pada sintesis organik, karena karboksilatnya sudah terdeprotonasi sehingga dapat langsung bertindak sebagai nukleofil tanpa tahap penetralan.
- Ligan pada penelitian kimia koordinasi, sebab gugus hidroksil dan karboksilat bersama membentuk cincin kelat lima anggota yang stabil dengan banyak ion logam.
- Komponen sistem dapar bersuasana basa ringan, memberikan kapasitas penyangga yang berguna pada percobaan yang peka terhadap keasaman berlebih.
- Penyiapan larutan pembersih dan pelunak kerak skala laboratorium, menawarkan alternatif yang jauh lebih tidak korosif dibanding larutan asam glikolat pekat.
- Bahan awal pembuatan eter dan ester glikolat melalui reaksi substitusi, memanfaatkan reaktivitas anion karboksilat terhadap halida alkil yang sesuai.
| Merek | TCI (nomor katalog G0111) |
|---|---|
| Nomor CAS | 2836-32-0 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25 g dan 500 g |
| Bentuk fisik | serbuk atau padatan kristalin |
| Penyimpanan | wadah tertutup rapat, tempat sejuk dan kering, hindari kelembapan |
Simpan dalam wadah asli yang tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan terlindung dari cahaya langsung, karena garam karboksilat mudah menyerap uap air dan menggumpal pada kelembapan tinggi khas iklim tropis. Botol kaca bertutup ulir atau wadah polipropilena bermutu laboratorium yang dilengkapi desikan merupakan pilihan yang tepat. Jauhkan dari asam kuat, sebab pencampuran akan membebaskan asam glikolat bebas secara tiba-tiba. Gunakan sarung tangan, kacamata pengaman, dan jas laboratorium saat menimbang, kerjakan di area berventilasi baik untuk menghindari penghirupan debu halus, dan tutup kembali wadah segera setelah pengambilan agar mutu bahan terjaga.
—
