Tert-Butyl Glycolate adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam berbagai reaksi kimia di laboratorium. Bahan ini memiliki struktur molekul yang stabil dan dapat berfungsi sebagai prekursor untuk sintesis senyawa lain yang lebih kompleks. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan untuk menghasilkan produk kimia yang memiliki aplikasi dalam bidang farmasi, industri, dan penelitian material.
Tert-Butyl Glycolate memiliki sifat kimia yang cukup netral, sehingga mudah digunakan dalam berbagai kondisi reaksi. Senyawa ini juga memiliki daya larut yang baik dalam pelarut organik, menjadikannya pilihan yang praktis untuk berbagai eksperimen. Karena sifatnya yang tidak beracun dan tidak mudah bereaksi, senyawa ini relatif aman untuk digunakan dalam lingkungan laboratorium yang terkendali.
Dalam konteks laboratorium di Indonesia, Tert-Butyl Glycolate sering digunakan dalam penelitian kimia organik dan sintesis senyawa kompleks. Bahan ini menjadi bagian dari peralatan kimia yang diperlukan oleh institusi pendidikan dan penelitian di berbagai daerah. Ketersediaannya di pasar lokal memudahkan para peneliti untuk mengakses bahan ini tanpa harus mengimpor dari luar negeri.
Produk TCI terkait
- Sintesis senyawa organik kompleks yang memerlukan reaktan dengan struktur tert-Butyl.
- Pengembangan bahan kimia untuk industri farmasi dan kosmetik.
- Eksperimen kimia untuk studi reaksi esterifikasi dan hidrolisis.
- Penelitian tentang sifat kimia dan reaktivitas senyawa organik.
- Pembuatan bahan baku untuk produksi produk kimia industri.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 50595-15-8 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1g |
| Bentuk fisik | Cairan |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering. |
Tert-Butyl Glycolate harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering untuk mencegah penguapan dan kontaminasi. Bahan ini bersifat mudah terbakar, sehingga harus dihindari dari sumber panas dan api. Selama penanganan, wajib menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Penyimpanan yang tepat akan memperpanjang masa pakai dan menjaga kualitas bahan.
- WITTENBERGER dkk. (1994). ChemInform Abstract: Diastereoselective Alkylations of tert‐Butyl Glycolate Ether Enolates.. ChemInform doi:10.1002/chin.199426081
- Kraehenbuehl dkk. (1994). Vapor Pressures of Methyl tert-Butyl Ether, Ethyl tert-Butyl Ether, Isopropyl tert-Butyl Ether, tert-Amyl Methyl Ether, and tert-Amyl Ethyl Ether. Journal of Chemical & Engineering Data doi:10.1021/je00016a026
- Krossing dkk. (2008). Dimeric Di(tert-butyl)haloalanes and a Monomeric Di(tert-butyl)phosphino-di(tert-butyl)alane. Zeitschrift für Naturforschung B doi:10.1515/znb-2008-0905
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.







