Calcium Glycolate adalah garam kalsium dari asam glikolat yang menyatukan kation kalsium dengan anion glikolat dalam satu padatan yang stabil. Dibandingkan asam bebasnya, bentuk garam ini jauh lebih mudah ditangani karena tidak korosif secara ekstrem dan tidak mudah menguap. Perannya di laboratorium adalah sebagai bahan pembangun non-heterosiklik sekaligus sumber ion kalsium dan gugus glikolat yang terdefinisi dengan baik, sehingga cocok dipakai ketika sebuah percobaan membutuhkan pasokan kedua komponen tersebut dalam rasio stoikiometri yang jelas.
Karakteristik yang membuatnya dipilih mencakup wujud padat yang memudahkan penimbangan gravimetri secara akurat, kestabilan penyimpanan yang baik pada kondisi kering, serta kemampuan anion glikolat bertindak sebagai ligan pengkelat ringan terhadap kation logam. Anion hidroksiasetat ini memiliki gugus karboksilat dan hidroksil yang berdekatan sehingga dapat membentuk cincin kelat lima anggota yang relatif stabil. Sifat tersebut berguna dalam kajian kimia koordinasi, penyiapan prekursor keramik atau oksida, serta formulasi yang memerlukan pelepasan ion kalsium secara terkendali.
Di Indonesia, bahan ini dijumpai pada laboratorium kimia anorganik dan material di perguruan tinggi, unit riset formulasi, serta fasilitas yang mengembangkan bahan berbasis kalsium untuk keperluan biomaterial maupun nutrisi. Kemasan 25 g cukup memadai untuk kegiatan penapisan, verifikasi metode, dan percobaan berskala kecil, sehingga laboratorium tidak menyimpan kelebihan bahan yang berpotensi menurun mutunya sebelum sempat digunakan.
- Sumber ion kalsium terdefinisi, karena perbandingan kation dan anion yang tetap memudahkan perhitungan stoikiometri pada percobaan pengendapan maupun pertukaran ion.
- Kajian kimia koordinasi, sebab anion glikolat dapat membentuk cincin kelat dengan logam sehingga menjadi model sederhana untuk studi pembentukan kompleks.
- Prekursor bahan oksida dan keramik, mengingat garam organik ini terurai secara terkendali pada pemanasan dan meninggalkan fasa kalsium yang diinginkan.
- Riset formulasi dan fortifikasi, karena garam glikolat menawarkan alternatif pembawa kalsium yang dapat dibandingkan dengan garam organik lain dalam pengujian.
- Standar penyiapan larutan glikolat, sebab pelarutan padatan ini menghasilkan larutan anion glikolat tanpa menambahkan keasaman berlebih ke dalam sistem.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 996-23-6 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25 g |
| Bentuk fisik | padatan berbentuk serbuk atau kristal |
| Penyimpanan | simpan di tempat sejuk dan kering dengan wadah tertutup rapat, hindari kelembapan |
Simpan padatan ini dalam wadah asli yang tertutup rapat di rak bahan kimia yang sejuk, kering, dan tidak terkena sinar matahari langsung. Kelembapan sebaiknya dihindari karena dapat menyebabkan penggumpalan dan menyulitkan penimbangan yang akurat. Gunakan spatula bersih dan kering pada setiap pengambilan agar tidak terjadi kontaminasi silang. Kenakan sarung tangan, kacamata pelindung, dan jas laboratorium, serta usahakan tidak menghirup debu halus saat memindahkan bahan. Tumpahan padatan dikumpulkan secara kering terlebih dahulu, kemudian area kerja dibersihkan dan limbah dibuang sesuai prosedur laboratorium.
- Dong dkk. (2023). Preparation of a new calcite layer from calcium glycolate for the conservation of sulfated limestone artifacts. Archaeometry doi:10.1111/arcm.12918
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
