2-Bromothiazole adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa heterosiklik. Bahan ini sering ditemukan dalam berbagai reaksi kimia yang memerlukan penggunaan grup tiazol sebagai bagian dari struktur molekul akhir. Dalam laboratorium, senyawa ini berperan sebagai bahan pembangun yang sangat penting, terutama dalam sintesis senyawa organik kompleks. Sebagai senyawa heterosiklik, 2-Bromothiazole memiliki struktur yang stabil dan dapat bereaksi dengan berbagai reaktan lain untuk menghasilkan senyawa yang memiliki aplikasi luas dalam bidang farmasi, material, dan kimia organik.
Karena memiliki struktur kimia yang sederhana namun sangat reaktif, 2-Bromothiazole mudah diubah menjadi senyawa lain melalui berbagai reaksi kimia seperti substitusi, penggabungan, atau reaksi elektrofilik. Sifat reaktivitasnya membuat senyawa ini menjadi pilihan utama dalam penelitian kimia organik, terutama dalam sintesis senyawa dengan fungsi biologis tertentu. Selain itu, senyawa ini memiliki stabilitas yang baik dalam kondisi tertentu, sehingga memudahkan proses penyimpanan dan penggunaan di laboratorium.
Di laboratorium Indonesia, 2-Bromothiazole digunakan dalam berbagai penelitian ilmiah, terutama dalam bidang kimia organik dan farmasi. Bahan ini sering digunakan oleh peneliti untuk mengembangkan senyawa baru yang memiliki potensi sebagai obat atau bahan kimia industri. Karena keberadaannya yang relatif mudah ditemukan dan aplikasinya yang luas, senyawa ini menjadi salah satu bahan yang sering dicari oleh para ilmuwan di Indonesia.
Produk TCI terkait
- 4-Bromothiazole, CAS 34259-99-9, TCI B4594
- 2-Bromothiazole-4-carboxylic Acid, CAS 5198-88-9, TCI B4578
- 2-Bromothiazole-5-carboxylic Acid, CAS 54045-76-0, TCI B4329
- 5-Bromothiazole, CAS 3034-55-7, TCI B3569
- 2-Amino-5-bromothiazole Hydrobromide, CAS 61296-22-8, TCI A1573
- Methyl 2-Bromothiazole-5-carboxylate, CAS 54045-74-8, TCI M2669
- Sintesis senyawa heterosiklik untuk pengembangan obat baru
- Reaksi substitusi untuk modifikasi struktur molekul organik
- Penelitian bidang farmasi untuk pengembangan senyawa bioaktif
- Penggunaan dalam sintesis senyawa dengan aktivitas antioksidan
- Pemrosesan senyawa kimia dalam bidang material dan katalis
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 3034-53-5 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g, 250g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
2-Bromothiazole sebaiknya disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari paparan sinar matahari langsung dan sumber panas. Wadah yang digunakan harus terbuat dari bahan tahan korosi, seperti plastik atau kaca, untuk mencegah reaksi kimia dengan lingkungan sekitarnya. Dalam penanganan, para peneliti harus memakai alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker, karena senyawa ini memiliki potensi iritasi terhadap kulit dan mata. Selain itu, senyawa ini tidak boleh disimpan bersama bahan kimia yang sangat reaktif atau mudah terbakar untuk mencegah risiko kecelakaan.
- Ji dkk. (1998). Electrochemical reduction of 2-bromothiazole at carbon cathodes in acetonitrile. Journal of Electroanalytical Chemistry doi:10.1016/s0022-0728(98)00158-2
- Wu dkk. (2026). Adsorption behavior and inhibition performance of 2-amino-5-bromothiazole on steel surface in HCl solution. Results in Engineering doi:10.1016/j.rineng.2026.110723
- Aitken dkk. (2015). The X-ray Structures of 2,4-Dibromothiazole and 2,4-Diacetyl-5-bromothiazole. Journal of Chemical Crystallography doi:10.1007/s10870-015-0615-x
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.








