Methyl 2-Bromothiazole-4-carboxylate adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi organik, terutama dalam sintesis senyawa heterosiklik. Bahan ini memiliki struktur kompleks yang terdiri dari cincin tiazol dan gugus karboksilat, sehingga menjadi bahan penting dalam pengembangan senyawa baru. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan baku untuk pembuatan obat, bahan kimia industri, dan senyawa organik lainnya.
Senyawa ini memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, namun sangat sensitif terhadap kelembapan dan paparan sinar matahari. Karakteristik ini membuatnya cocok untuk digunakan dalam reaksi yang memerlukan kontrol lingkungan. Selain itu, senyawa ini memiliki kelarutan yang baik dalam pelarut organik, sehingga memudahkan proses pemrosesan dan pemanfaatan dalam berbagai reaksi kimia.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini sering digunakan dalam penelitian bidang farmasi, kimia organik, dan material. Karena ketersediaan dan keandalannya, senyawa ini menjadi pilihan utama para peneliti yang membutuhkan bahan baku berkualitas tinggi untuk eksperimen yang kompleks.
Produk TCI terkait
- Sintesis senyawa heterosiklik untuk pengembangan obat baru
- Reaksi substitusi bromo pada cincin tiazol untuk modifikasi struktur
- Pembuatan senyawa kimia industri yang memerlukan reaktivitas tinggi
- Penelitian tentang aktivitas biologis senyawa organik kompleks
- Pengujian katalis dalam reaksi kimia organik yang memerlukan bahan baku spesifik
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 170235-26-4 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1g, 5g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari cahaya dan kelembapan |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari paparan cahaya matahari langsung. Penyimpanan dalam lingkungan kering dan dingin sangat dianjurkan untuk mempertahankan kualitas dan stabilitas senyawa. Selama penanganan, gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung. Pastikan wadah tidak terbuka dan tidak terkena udara bebas untuk mencegah degradasi.
—
