3-Bromo-5-chlorosalicylaldehyde adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa organik kompleks. Senyawa ini memiliki struktur yang mengandung gugus aldehida, bromo, dan kloro, sehingga memungkinkan reaksi kimia berbagai jenis seperti substitusi, reduksi, dan reaksi nucleofilik. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan baku untuk pembuatan obat, bahan kimia industri, dan senyawa organik lainnya.
Karena struktur kimianya yang kompleks dan reaktivitas tinggi, 3-Bromo-5-chlorosalicylaldehyde menjadi pilihan utama dalam reaksi kimia yang memerlukan substitusi pada posisi tertentu. Senyawa ini juga memiliki stabilitas yang cukup baik dalam kondisi tertentu, sehingga memudahkan proses penyimpanan dan penggunaan dalam berbagai skala.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan dalam berbagai penelitian kimia, terutama dalam bidang farmasi dan sintesis senyawa organik. Ketersediaannya di pasar lokal memudahkan para peneliti untuk mengakses bahan baku yang diperlukan untuk eksperimen mereka.
- Sintesis senyawa obat dengan struktur kompleks karena reaktivitas tinggi dan kemampuan untuk berpartisipasi dalam berbagai reaksi kimia.
- Pembuatan bahan kimia industri yang memerlukan substitusi pada posisi tertentu karena struktur kimianya yang spesifik.
- Penelitian tentang reaksi nucleofilik dan substitusi karena keberadaan gugus aldehida dan gugus halogen.
- Pengembangan senyawa organik baru dalam bidang farmasi karena kemampuannya untuk berinteraksi dengan berbagai reaktan.
- Uji katalis dan reaktivitas dalam berbagai kondisi kimia karena sifat kimianya yang stabil dan reaktif.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 19652-32-5 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering untuk mencegah kontak dengan udara dan kelembapan. Penggunaan wadah kaca atau plastik yang tahan terhadap reaksi kimia disarankan. Dalam laboratorium, pastikan untuk mengenakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk menghindari paparan langsung. Selalu simpan senyawa ini jauh dari sumber panas dan bahan kimia yang tidak kompatibel.
—

