2-Bromo-4-nitroanisole adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa kompleks. Bahan ini sering ditemukan dalam berbagai aplikasi kimia, terutama dalam reaksi substitusi elektrofilik dan reaksi nitrasion. Sebagai salah satu komponen dalam kelompok building blocks, senyawa ini memiliki struktur yang sederhana namun sangat bermanfaat dalam pembuatan senyawa heterosiklik dan senyawa organik lainnya. Dalam laboratorium, senyawa ini digunakan untuk menghasilkan produk akhir yang memiliki sifat kimia tertentu, seperti aktivitas farmakologis atau sifat elektronik.
Senyawa ini memiliki struktur aromatik yang stabil, sehingga cocok untuk reaksi kimia yang memerlukan kestabilan molekul. Karena memiliki substituen bromo dan nitro, senyawa ini memiliki reaktivitas yang tinggi dan dapat berpartisipasi dalam berbagai reaksi kimia seperti reaksi Friedel-Crafts, nitrasion, dan substitusi. Sifat kimia ini membuatnya menjadi pilihan yang tepat dalam penelitian ilmiah dan pengembangan senyawa baru.
Dalam konteks laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan oleh peneliti kimia, farmasi, dan ilmu material untuk memperluas pengetahuan tentang reaktivitas senyawa organik. Produk ini juga sering digunakan dalam pendidikan tingkat universitas untuk praktikum kimia, terutama dalam topik sintesis senyawa kompleks dan reaksi substitusi.
Produk TCI terkait
- Sintesis senyawa heterosiklik untuk penelitian farmakologi
- Pengembangan bahan kimia dalam industri material
- Penelitian reaksi substitusi elektrofilik dalam kimia organik
- Pemrosesan senyawa aromatik untuk produksi obat
- Penggunaan dalam praktikum kimia untuk pendidikan tinggi
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 5197-28-4 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup dan jauh dari sumber cahaya serta kelembapan untuk mencegah degradasi. Penyimpanan dalam lingkungan kering dan dingin sangat disarankan. Karena memiliki reaktivitas tinggi, senyawa ini harus ditangani dengan hati-hati, menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Selalu pastikan area kerja bersih dan terkontrol untuk meminimalkan risiko kecelakaan kimia.
—

