4-Nitroanisole adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi organik untuk sintesis senyawa kompleks. Bahan ini memiliki struktur aromatik dengan gugus nitro yang memberikan reaktivitas tertentu. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan baku dalam pembuatan senyawa heterosiklik dan senyawa aromatik lainnya. Karena sifatnya yang stabil dan mudah ditemukan, 4-Nitroanisole menjadi pilihan utama dalam berbagai eksperimen kimia.
4-Nitroanisole memiliki sifat kimia yang konsisten dan dapat diprediksi, sehingga memudahkan proses sintesis. Senyawa ini bersifat tidak beracun dalam kondisi normal dan mudah disimpan, sehingga sangat cocok untuk penggunaan dalam laboratorium. Karena kemurnian tinggi dan konsistensi sifat, senyawa ini sering dipilih untuk eksperimen yang memerlukan presisi dan keakuratan.
Di laboratorium Indonesia, 4-Nitroanisole digunakan dalam berbagai penelitian kimia, termasuk dalam pembuatan senyawa obat, bahan kimia industri, dan penelitian lingkungan. Bahan ini juga sering digunakan dalam pendidikan kimia untuk mengajarkan konsep reaksi substitusi dan sintesis organik. Karena kehandalannya, senyawa ini menjadi bagian penting dari persediaan laboratorium lokal.
- Sintesis senyawa heterosiklik untuk pengembangan obat
- Reaksi substitusi aromatik dalam studi kimia organik
- Pembuatan bahan kimia industri seperti pewarna dan plastik
- Penelitian lingkungan terkait degradasi bahan kimia
- Eksperimen pendidikan untuk memahami mekanisme reaksi kimia
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 100-17-4 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g, 100g, 500g |
| Bentuk fisik | Padat, berbentuk kristal |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan |
4-Nitroanisole harus disimpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari sumber panas dan cahaya langsung. Bahan ini tidak beracun dalam kondisi normal, tetapi tetap perlu ditangani dengan hati-hati untuk mencegah kontak langsung dengan kulit atau mata. Simpan di tempat sejuk dan kering untuk mempertahankan kualitas dan stabilitas senyawa. Pastikan area penyimpanan memiliki ventilasi yang baik dan tidak terkontaminasi oleh bahan kimia lain.
- Starek (2019). 2-Nitroanisole. Documentation of occupational exposure limits (OELs). Podstawy i Metody Oceny Środowiska Pracy doi:10.5604/01.3001.0013.2534
- Stiborová dkk. (1998). To the Mechanism of 2-Nitroanisole Carcinogenicity: in vitro Metabolism of 2-Nitroanisole Mediated by Peroxidasesand Xanthine Oxidase. Collection of Czechoslovak Chemical Communications doi:10.1135/cccc19980857
- Szurkowski dkk. (1993). Temperature Dependence of the Permittivity of o‐Nitroanisole‐Benzene and o‐Nitroanisole‐Carbon Tetrachloride Mixtures in the Vicinity of its Melting Point. Berichte der Bunsengesellschaft für physikalische Chemie doi:10.1002/bbpc.19930970514
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
