2-Bromo-5-nitroanisole adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa kompleks. Bahan ini sering ditemukan dalam berbagai reaksi organik yang memerlukan substitusi bromo dan nitro pada struktur aromatik. Dalam laboratorium, senyawa ini berperan sebagai bahan baku untuk pengembangan senyawa baru, termasuk obat-obatan, bahan kimia industri, dan komponen kimia lainnya.
Karakteristik utama dari 2-Bromo-5-nitroanisole adalah struktur aromatik yang stabil dan kelarutan yang cukup baik dalam pelarut organik. Sifat ini membuatnya menjadi pilihan yang ideal untuk reaksi substitusi dan reaksi elektrofilik. Selain itu, senyawa ini memiliki stabilitas kimia yang baik dalam kondisi tertentu, sehingga memudahkan proses manipulasi dan penyimpanan di laboratorium.
Di laboratorium Indonesia, bahan ini digunakan secara luas dalam penelitian kimia organik, terutama dalam institusi pendidikan tinggi dan lembaga riset. Karena keberadaan senyawa ini, para peneliti dapat mengembangkan senyawa baru dengan aplikasi yang beragam, mulai dari farmasi hingga material kimia.
Produk TCI terkait
- Sintesis senyawa obat dengan substitusi bromo dan nitro
- Reaksi elektrofilik untuk pembentukan senyawa aromatik kompleks
- Pengembangan bahan kimia industri seperti plastik dan bahan peledak
- Penelitian tentang reaktivitas senyawa aromatik dalam kondisi tertentu
- Produksi senyawa intermediet untuk aplikasi farmasi dan farmakologi
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 77337-82-7 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g |
| Bentuk fisik | Padat, berbentuk kristal |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan |
2-Bromo-5-nitroanisole harus disimpan dalam wadah tertutup dan kering, serta jauh dari sumber panas dan cahaya matahari langsung. Penanganan harus dilakukan dengan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker, karena senyawa ini bisa berbahaya jika terkena kulit atau inhalasi. Pastikan area penyimpanan tidak terkontaminasi dan terpisah dari bahan kimia lain yang bersifat reaktif.
—

