1-(2-Cyanoethyl)-2-phenylimidazole adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi sintesis organik. Bahan ini sering ditemukan dalam laboratorium yang bergerak di bidang kimia organik dan kimia farmakologi. Sebagai salah satu komponen dari senyawa heterosiklik, senyawa ini memiliki struktur kompleks yang memungkinkan reaksi kimia yang sangat spesifik. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan baku untuk membangun senyawa kompleks yang memiliki aktivitas biologis.
Senyawa ini memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, tetapi sangat sensitif terhadap kelembapan dan paparan udara. Struktur molekulnya yang mengandung gugus imidazol dan gugus sianetil memberikan sifat reaktif yang tinggi, sehingga memungkinkan reaksi substitusi dan reaksi lainnya. Karakteristik ini menjadikannya pilihan yang tepat untuk para peneliti yang membutuhkan bahan baku dengan kemampuan reaktif yang tinggi.
Dalam konteks laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan dalam penelitian ilmiah yang berkaitan dengan sintesis senyawa farmakologis dan material kimia. Banyak institusi penelitian dan universitas di Indonesia menggunakannya sebagai bahan baku dalam proyek penelitian yang bertujuan mengembangkan senyawa baru dengan aktivitas biologis tertentu.
- Sintesis senyawa farmakologis untuk pengembangan obat baru
- Reaksi kimia organik dalam pembuatan senyawa heterosiklik
- Penelitian tentang aktivitas biologis senyawa kimia kompleks
- Pengembangan material kimia dengan struktur molekul spesifik
- Pembuatan senyawa intermediet untuk produksi senyawa akhir
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 23996-12-5 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari kelembapan |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari sumber cahaya langsung. Penyimpanan dalam ruangan kering dan dingin sangat disarankan untuk menjaga stabilitas senyawa. Saat mengambil dan memanfaatkan bahan ini, pastikan untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Hindari kontak langsung dengan kulit dan mata, serta jauhkan dari makanan dan minuman.
—
